Home Blog Page 4

Crowne Plaza Labuan Bajo: Gerbang Maskulin Menuju Flores

0

Basecamp nyaman buat lo yang mau eksplor pulau, budaya, dan cerita liar dari timur Indonesia.

Labuan Bajo itu sudah keren dari sananya. Tapi ketika Crowne Plaza—brand premium dari IHG Hotels & Resorts—resmi buka di sini, levelnya naik satu tingkat. Ini bukan sekadar hotel. Ini markas. Tempat lo mendarat, ngumpulin energi, lalu tancap gas ke petualangan berikutnya.

“Kami ingin hotel ini mencerminkan ketenangan dan energi inspiratif Labuan Bajo,” kata Rajiv Srivastava, Cluster General Manager Crowne Plaza Labuan Bajo dan Rumah Luwih Bali. Intinya: nyaman, elegan, tapi tetap punya vibe petualang.

Dekat Bandara, Dekat Masalah? Nggak. Dekat Petualangan

Lokasinya cuma beberapa menit dari Bandara Internasional Komodo. Dijemput gratis, check-in cepat, lalu lo bebas mau langsung cabut island-hopping atau rebahan dulu sambil lihat langit Flores.

UMKM Naik Kelas: Cara Sederhana Go Digital dan Cuan Maksimal

Masuk hotel, lo disambut miniatur kapal Phinisi. Detail kecil yang bilang, “Bro, lo lagi di tanah bahari Manggarai.” Interiornya clean, adem, banyak elemen natural. Lobi mengarah ke kolam renang dan Uluwae Lobby Bar—dua alasan kuat buat nggak buru-buru naik ke kamar.

Crafted Connections: Filosofi Crowne Plaza, Eksekusi Kelas Flores

Crowne Plaza punya DNA Crafted Connections—ruang dan pengalaman yang bikin tamu gampang terhubung, baik buat kerja, santai, atau sekadar cari inspirasi.

Yang bikin stay di sini makin asik:

Kamar New Modern
Desainnya dibagi tiga zona: kerja, santai, tidur. Buat lo yang tipe hybrid—setengah liburan, setengah meeting—ini cocok banget. Tenang, stylish, tapi tetap fungsional.

Start Small, Scale Big: Strategi Praktis Membangun Startup Tanpa Drama

The Effort of Effortless

0

Explora Journeys Memperkenalkan “The Effort of Effortless” Bersama Jannik Sinner

Sebuah Seri Baru yang Merayakan Keanggunan, Ketelitian, dan Ketenangan yang Tak Terburu Waktu

Ada sesuatu yang hampir meditatif tentang lautan terbuka: ritme yang tenang, ruang tanpa batas, dan kehadiran yang memaksa kita untuk melambat.

Di ruang inilah Explora Journeys menemukan ekspresinya — dan kini, melalui mini-series terbaru berjudul The Effort of Effortless, merek perjalanan laut mewah ini menghadirkan interpretasi visual dari filosofi mereka dengan menggandeng Jannik Sinner, petenis peringkat satu dunia yang dikenal karena ketenangan besinya.

Wine Not? Gaya Hidup di Balik Segelas Wine

Mini-series berjumlah delapan episode ini menawarkan sesuatu yang jarang: akses intim ke kehidupan seorang atlet yang tampak seolah diciptakan untuk bergerak tanpa goyah.

Episode perdananya, tayang 11 November, bukan sekadar potret seorang juara, melainkan potret cara hidup—paduan antara intensitas dan kelembutan, dedikasi dan keheningan, seperti ombak yang terus bekerja walau tampak tenang di permukaan.

“Di Explora Journeys, kemewahan bukan soal kemegahan, tetapi soal harmoni,” ujar Anna Nash, President of Explora Journeys. “Jannik mewujudkan filosofi itu secara sempurna. Ketangkasannya terlihat effortless, namun dibangun dari tahun-tahun disiplin. Kami ingin para tamu merasakan makna dari ketenangan itu—sebuah pelarian yang tidak hanya indah, tetapi juga penuh kesadaran.”

Sebuah Potret Keunggulan: Tenang, Presisi, dan Penuh Tujuan

Setiap episode mempertemukan dua dunia yang tampak berbeda namun sejatinya serupa: dunia tenis, yang memerlukan ketahanan mental dan fisik yang ekstrem; dan dunia pelayaran mewah, yang memerlukan ketelitian yang sama untuk memastikan setiap detail terasa sempurna, tanpa terlihat dibuat-buat.

Kopi 4.0: Ketika Bisnis, Budaya, dan Gaya Hidup Berkolaborasi

7 Wonders – Around the World in Glam

0

Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan Acara Spesial, Selebrasi Liburan dengan Sentuhan Elegan di Puncak Dago

Menutup tahun dengan sesuatu yang berkesan? Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung melangkah lebih jauh tahun ini. Bukan sekadar dekor Natal dan countdown ala kadarnya, tetapi sebuah perayaan penuh karakter — memadukan kuliner lintas benua, suasana pegunungan yang sejuk, dan rangkaian pengalaman berkelas yang dirancang untuk mereka yang ingin liburan tanpa repot, tapi tetap penuh gaya.

Natal: Hangat, Intim, dan Terasa “Home”

Untuk para tamu yang ingin benar-benar menikmati suasana liburan, resort ini menawarkan Christmas Room Package 3 hari 2 malam, mulai dari Rp 4.808.000 net. Paketnya lengkap—dua malam di kamar Deluxe, sarapan untuk dua orang, Christmas Dinner wajib, hampers Natal, hingga minibar gratis.

Wine Not? Gaya Hidup di Balik Segelas Wine

Cocok untuk keluarga yang ingin quality time, pasangan yang butuh pelarian sejenak dari hiruk pikuk kota, atau siapa pun yang butuh liburan tanpa ribet.

Berlaku khusus 24–25 Desember 2025, dengan opsi early bird diskon 10% hingga 30 November 2025. Yang suka merencanakan liburan jauh-jauh hari bakal senang.

Christmas Buffet Dinner: Satu Malam untuk Kebersamaan

Tanggal 25 Desember 2025, Swiss-Belresort Dago Heritage menggelar Christmas Buffet Dinner pukul 19.00–22.00.
Harganya:

  • Rp 508.000 net/dewasa
  • Rp 368.000 net/anak (<12 tahun)

Menu lengkap, suasana hangat, plus kesempatan memenangkan lucky prize. Ini tipe jamuan Natal di mana meja makan tak hanya penuh makanan, tapi juga cerita.

Tahun Baru: Saatnya Gemerlap, Saatnya “7 Wonders”

Jika Natal dibuat intim, maka Tahun Baru sengaja dibuat spektakuler. Konsep “7 Wonders – Around the World in Glam” menghadirkan mood perjalanan keliling dunia dalam satu malam — mulai dari kuliner internasional, dekorasi penuh glamor, hingga hiburan tanpa jeda.

PR 4.0: Mengelola Persepsi di Era Digital

Sofitel & MGallery: Puncak Kemewahan Asia

0

Tiga MICHELIN Keys, Beragam Penghargaan, Satu Standar Tinggi

Asia tahun ini jadi panggung kemewahan bagi Sofitel dan MGallery Collection. Dari Hanoi hingga Hua Hin, properti Accor ini membuktikan: keramahan mewah bukan sekadar layanan, tapi seni.

MICHELIN Key: Tanda Keunggulan Mutlak

Tiga hotel unggulan mendapatkan 1 MICHELIN Key, penghargaan yang hanya diberikan untuk hotel terbaik—setara dengan bintang Michelin restoran:

  • Sofitel Legend Metropole Hanoi, Vietnam – 124 tahun sejarah berpadu dengan modernitas, dinobatkan sebagai legenda hidup perhotelan.
  • Hotel de la Coupole – MGallery Collection, Sapa, Vietnam – butik hotel dengan karakter unik dan layanan kelas dunia.
  • V Villas Hua Hin – MGallery Collection, Thailand – vila tepi pantai dengan privasi maksimal dan layanan pelayan pribadi.

Bisnis Kecil, Branding Besar: Rahasia UMKM Sukses di Era Digital, Tanpa Modal Besar

Penghargaan Internasional Lainnya

  • Robb Report Hong Kong: “Hotel Bersejarah Ikonik di Hanoi”.
  • Business Traveller: “Hotel Bisnis Terbaik Vietnam”.
  • Tatler Best Awards: ST25 by KOTO & The Albion masuk “Best 100 Restaurants Asia Pacific”.
  • Condé Nast Traveler: Sofitel Angkor Phokeethra (#4 Resor Asia), Hotel des Arts Saigon (#2 Hotel Asia Tenggara).
  • Travel + Leisure Luxury: Sofitel Luang Prabang (#9 Hotel Terbaik & #4 Kolam Renang Laos), Sofitel Bali Nusa Dua (#9 Resor Pantai Indonesia).
  • DestinAsian: Sofitel Bali Nusa Dua (#2 Resor Terbaik Indonesia), Sofitel Legend Metropole Hanoi (#4 Hotel Kota Terbaik Vietnam).

PR 4.0: Mengelola Persepsi di Era Digital

Ibu Kota Hadir di Canggu

0

Bar & Grill Indonesia dengan Rasa Berani, Keramahan Tulus, dan Hiburan Mantap

Canggu punya pendatang baru yang siap bikin scene makin hidup: Ibu Kota, sebuah Indonesian Bar & Grill yang membawa semangat Jakarta—ramai, berani, sedikit liar—ke Bali. Bayangkan seafood panggang, bumbu lokal yang nendang, musik yang mengalir, plus vibe urban yang dibungkus keramahan hangat. Ya, paket komplet.

Tempat ini lahir dari kolaborasi The Cakap Group dan PT Dewata Rasa, dipimpin langsung oleh Direktur The Cakap Group, Peter Jozef, yang merancang konsep hingga peluncurannya. Visi mereka simpel tapi ambisius: menghadirkan pengalaman bersantap Indonesia yang modern, trendi, tapi tetap punya jiwa.

PR 4.0: Mengelola Persepsi di Era Digital

“Kami membayangkan sebuah destinasi di mana kekayaan cita rasa kuliner Indonesia bisa dinikmati dalam suasana modern dan dibalut keramahan kelas dunia,” ujarnya. Sebuah standar yang jarang ditemui di tengah hiruk pikuk dunia kuliner Bali.

Wine Not? Gaya Hidup di Balik Segelas Wine

Nama Ibu Kota jelas menghormati Jakarta sebagai jantung Indonesia. Tapi ada makna kedua di baliknya: Ibu—simbol kehangatan dan perhatian. Dua energi ini—dinamis dan nyaman—menjadi DNA tempat ini. Semarak, ramah, dan bangga jadi Indonesia.

Sorotan utamanya tentu makanan. Ibu Kota merayakan resep lokal dan rasa tradisional yang dieksekusi dengan sentuhan modern. Menu seperti Rendang Daging Sapi Klasik yang dimasak perlahan, atau Lobster Bambu dengan bumbu nusantara, jadi bukti bahwa hidangan Indonesia bisa tampil keren tanpa kehilangan karakter. Semua dirancang untuk dinikmati ramai-ramai—berwarna, harum, dan dibuat sepenuh hati.

Barnya juga tidak mau kalah. Koktail khas seperti Waingapu Blossom—terinspirasi dari mekarnya bunga sakura di Sumba—menggabungkan bahan lokal dan teknik global. Hasilnya? Minuman yang punya cerita, punya karakter, dan cocok untuk malam santai sampai sesi panjang bareng geng.

Shaken, Not Stirred: The Martini Manifesto

Rangkaian Perayaan Akhir Tahun di Umana Bali

0

Elegan tanpa berusaha keras, hangat tanpa dibuat-buat—musim perayaan yang bergerak dengan ritme pulau.

Umana Bali, LXR Hotels & Resorts, merilis Festive Season of Wonder, sebuah rangkaian akhir tahun yang menyeimbangkan keanggunan, keintiman, dan kenyamanan seperti hanya Bali yang bisa tawarkan.

Mulai dari pohon Natal berbalut batik hingga jamuan Mediterania dan countdown tepi laut, semuanya disusun rapi, terasa premium, namun tetap rileks. Sebuah perayaan yang tidak berisik, tapi meninggalkan kesan lama.

Awal Musim: Cahaya, Batik, dan Identitas Pulau

Perayaan dimulai 3 Desember dengan Christmas Tree Lighting Ceremony di lobi. Sorotan utama jatuh pada Sthira Samsara, batik signature hasil kolaborasi dengan Alleira Batik—memadukan elemen upcycled dan detail budaya yang dirangkai halus. Estetik tanpa harus berteriak.

Rasa, Waktu, dan Pemandangan Laut

Afternoon Tea di Oliverra

Ritual sore yang ditinggikan: panettone, stollen, tartlet salmon asap, madeleine pandan, dan scone hangat—semuanya tersaji dengan latar samudra.
IDR 650.000++ untuk dua tamu.

Mesin Uang AliExpress: Cara Mencetak Dolar Lewat Dropshipping

Taste of Bali di Commune

Menjelang senja, rijsttafel hadir dalam format berbagi. Hangat, beraroma, dan lahir dari tradisi pulau.
IDR 550.000++ per orang.
Anak 6–12 tahun: diskon 50%.

Natal yang Berkarakter: Mediterania atau Nusantara?

Di bawah Chef Ngurah Putra, dua pendekatan rasa disajikan: elegansi Mediterania di Oliverra dan kenyamanan Nusantara di Commune.

Christmas Eve Dinner – Oliverra

Lima hidangan Mediterania dengan iringan biola dan paduan suara Natal.
IDR 1.500.000++ per orang.
Wine pairing: IDR 2.200.000++

PR 4.0: Mengelola Persepsi di Era Digital

Aloft Jakarta Kebon Jeruk: Playground Baru Buat Lo yang Suka Kerja, Main, dan Cari View Cakep

0

Aloft Hotels akhirnya “mendarat” di Jakarta Barat—dan bukan sekadar buka hotel, tapi langsung nyetel mood: modern, energik, dan jelas ditujukan buat mereka yang hidupnya hybrid antara kerja, nongkrong, dan bikin konten. Aloft Jakarta Kebon Jeruk jadi properti ketiga Aloft di Jakarta, dan vibe-nya? Urban, fun, dan cukup berani buat bikin kawasan Jalan Panjang naik kelas.

Lokasinya strategis: 30 menit dari Soetta, dekat Puri Indah dan koridor S. Parman yang penuh gedung, mal, dan spot gaya hidup. Dengan skyline yang makin padat, hotel ini masuk sebagai pilihan “markas” baru buat lo yang butuh fleksibilitas—kerja siang, cocktails malam, repeat.

Kopi 4.0: Ketika Bisnis, Budaya, dan Gaya Hidup Berkolaborasi

“Jakarta Barat itu kreatif dan energinya liar—in a good way,” kata Ramesh Jackson, Regional Vice President, Indonesia & Malaysia, Marriott International. “Aloft cocok banget buat area ini.” Fair. Brand ini memang identik dengan desain bold, musik, dan ruang sosial yang hidup.

Kamar Stylish, Pemandangan Mantap

Aloft Jakarta Kebon Jeruk punya 150 kamar dari Sky King & Twin (27 m²) sampai Suite (52 m²). Jendelanya besar—nyaris satu dinding penuh—buat lo yang suka lihat kota hidup dari pagi sampai malam. TV 55 inci, Wi-Fi cepat, area kerja fleksibel, sampai ambience yang modern tapi nggak kaku. Intinya: lo bisa kerja fokus, atau rebahan total. No in-between.

Sky lobby-nya penuh neon, LED, dan attitude. Pool infinity-edge di lantai 33 jadi titik foto wajib—apalagi saat golden hour. Gym Re:charge buka 24 jam buat lo yang rajin… atau pura-pura rajin.

Wine Not? Gaya Hidup di Balik Segelas Wine

Banyan Tree Zhuhai Phoenix Bay

0

Pelarian Baru di Tepi Laut yang Bikin Hati Lemas Tapi Tetap Elegan

Banyan Group resmi membuka Banyan Tree Zhuhai Phoenix Bay, sebuah resort baru yang tampil seperti versi high-end dari “hideaway” yang cuma muncul di mimpi orang kota: laut biru, bukit hijau, arsitektur kece, dan vibes mahal tanpa sok jaim. Masuk ke Greater Bay Area dengan percaya diri, properti ini jadi debut flagship Banyan Tree di Zhuhai — dan yes, tampilannya memang sekelas itu.

Lokasinya nempel di bukit dan menghadap South China Sea. Satu langkah ke kiri: Angsana Zhuhai Phoenix Bay. Satu langkah ke kanan: panorama Hong Kong–Zhuhai–Macau Bridge yang kelihatan seperti CGI. Plus akses gampang ke Gongbei Port dan landmark kota. Pendeknya, ini resort yang tahu dia cakep dan nggak minta validasi.

Kopi 4.0: Ketika Bisnis, Budaya, dan Gaya Hidup Berkolaborasi

Banyan Group lagi ngebut ekspansi di China — sudah 20 tahun di sana dan sebentar lagi buka hotel ke-100. Zhuhai ini jelas langkah strategis, tapi juga langkah seksi: kota ekonomi khusus yang makin naik daun dan jadi titik temu bisnis, leisure, dan gaya hidup.

Budaya Lingnan, Tapi Dibikin Sexy

Desain Banyan Tree Zhuhai Phoenix Bay bukan cuma cantik — dia punya karakter. Semua diambil dari heritage Lingnan: jalur air, taman tradisional, elemen maritim. Bangunannya bertingkat mengikuti kontur bukit, atapnya kayak layar kapal siap berlayar, dan materialnya—terracotta, batu, oyster shell—bikin kesan coastal tapi classy.

Wine Not? Gaya Hidup di Balik Segelas Wine

Lobby-nya? “Flower Corridor” dan “Water Alley” yang secara halus bilang: welcome, you fancy human. Cahaya lembut, wangi bunga, air tenang, dan courtyard terbuka—setting yang bikin siapa pun pengen foto.

Ada 83 kamar dan suite, masing-masing dibikin buat jadi tempat kabur dari dunia nyata. Beberapa punya onsen-style hot spring, beberapa pakai private pool, semua didesain dengan wood & stone yang adem dan layar-layar motif yang ngefilter cahaya kayak adegan film romantis.

Makan Enak, Minum Lebih Enak

Banyan Tree Zhuhai Phoenix Bay main di ranah “refined but indulgent”—pas buat traveler yang suka hal-hal detail tapi tetap ingin santai.

  • XUN: Minnan cuisine dengan eksekusi Cantonese. Seafood segar, rasa umami yang halus, plating yang bikin tangan otomatis meraih kamera.
  • RONG: Sarapan ala Lingnan — dim sum, roast dishes, sup jernih. Cocok buat memulai hari dengan “slow luxury”.
  • BANG: Bar whisky & grill dengan lebih dari 60 pilihan whisky. Terasnya menghadap jembatan dan laut. Tempat ideal buat bicara serius… atau pura-pura serius.
  • THE BUTTER: Dessert Tionghoa modern yang manisnya pas, visualnya menggoda.
  • MIRROR: Lounge terapung di atas air. Minum teh sambil duduk di perahu kecil? Ini bukan staycation, ini soft-core Zen.

PR 4.0: Mengelola Persepsi di Era Digital

Keraton at The Plaza: Musim Perayaan yang Dibungkus Kemewahan dan Warisan Nusantara

0

Di tengah hiruk-pikuk Jakarta yang tak pernah tidur, Keraton at The Plaza—bagian dari The Unbound Collection by Hyatt—menyambut musim perayaan dengan pendekatan yang lebih halus, lebih terkurasi, dan nyaris sinematik. Bukan sekadar rangkaian acara akhir tahun, tetapi sebuah musim selebrasi yang merayakan keanggunan Indonesia dengan sentuhan modern yang tak berlebihan namun tetap menggoda.

Sebuah Awal Musim yang Berkilau

Perjalanan dimulai pada 2 Desember 2025 dengan Christmas Tree Lighting Ceremony, sebuah momen yang memadukan cahaya, musik, dan kehangatan kolektif. Di lobby yang memancarkan kemegahan kontemporer, pohon Natal raksasa dinyalakan—bukan sekadar dekorasi, tapi pernyataan gaya: elegansi kerajaan yang dipoles untuk era kosmopolitan.

Kopi 4.0: Ketika Bisnis, Budaya, dan Gaya Hidup Berkolaborasi

“Keraton at The Plaza menghadirkan kemewahan Indonesia yang regal namun sangat relevan hari ini,” ujar Parveen Kumar, General Manager. “Di musim ini, desain, craftsmanship, dan hospitality kami bekerja seperti sebuah orkestra: halus, selaras, dan meninggalkan jejak emosional.”

Gastronomi yang Dirancang dengan Ketelitian Istana

Sepanjang Desember, The Club menjadi panggung utama untuk bersantap berkelas—sebuah ruang yang didesain GondoJules dengan estetika rumah bangsawan modern: intimate, hangat, dan penuh detail.

Dari 1 hingga 23 Desember 2025, Keraton Festive Table menghadirkan set menu elegan untuk makan siang dan malam, mulai IDR 650.000++ per tamu, digelar eksklusif di Private Dining Room untuk hingga 16 orang.

Christmas Eve Dinner – Santapan Malam Natal membawa tamu pada malam indulgence yang berkelas, sementara Cahaya Natal Brunch pada 25 Desember menampilkan buffet megah penuh hidangan musiman—dari pukul 12.00 hingga 15.30—masing-masing dibanderol IDR 888.000++ per tamu.

Untuk mereka yang memilih perayaan di rumah, Christmas Feast To-Go menjadi solusi kuliner yang tetap premium tanpa ribet. Pilihannya klasik namun berkarakter: Bebek Muda Asap Linggarjati seberat 2.200 gr (IDR 1.800.000++) atau Empal Gepuk 1.000 gr (IDR 1.900.000++), lengkap dengan kondimen dan satu kue perayaan penuh. Pengantaran tersedia ke seluruh Jakarta dengan reservasi 24 jam sebelumnya.

Wine Not? Gaya Hidup di Balik Segelas Wine

Whisky Live & Fine Spirits Macau 2025

0

Sajian Rasa, Gaya, dan Craftsmanship dalam Dua Hari yang Menggoda

Jika ada satu alasan untuk terbang ke Makau di akhir November, ini dia: Whisky Live & Fine Spirits Macau 2025 kembali hadir pada 28–29 November 2025 di Grand Lisboa Palace Resort Macau. Tahun ini lebih besar, lebih berani, dan lebih memanjakan indera—sebuah perayaan whisky yang bukan hanya soal minum, tapi pengalaman.

Wine Not? Gaya Hidup di Balik Segelas Wine

80 brand. 500 pilihan whisky. Mixologist terbaik Asia. Live music. Kuliner gourmet. Dua hari yang dirancang untuk membuat Anda jatuh cinta—atau jatuh lebih dalam—pada dunia fine spirits.

Panggung Asia: Ketika Bar Terbaik Berkumpul

Gelaran tahun ini menghadirkan 12 bar terbaik dari Asia, dan panggung utamanya diambil alih oleh Mesa Bar dari THE KARL LAGERFELD MACAU. Tentu saja dengan sang maestro: Frederick Ma, Resort Master Mixologist Grand Lisboa Palace dan World Bartender of the Year 2024. Koktailnya? Inovatif, tajam, dan punya karakter yang mencuri perhatian—seperti seseorang yang Anda temui di lounge dan langsung tak bisa lupa.

Dari Hong Kong, hadir Alibi – Wine Dine Be Social dengan Jennifer Ho, juara Hennessy My Way Hong Kong & Macau 2025. Satu panggung, dua virtuoso, plus deretan nama besar seperti Hope & Sesame (Guangzhou, No.7 Asia’s 50 Best Bars), Carrots Bar (Jakarta, No.34), hingga Bee’s Knees (Kyoto). Siap-siap: tasting tahun ini tidak main-main.

Shaken, Not Stirred: The Martini Manifesto