Home Blog Page 70

Stay Smart @ SenS Hotel & Spa + Conference di Ubud, Bali

0

Bali adalah destinasi yang menarik, karena ada sesuatu yang baru. Meski tidak terhitung berapa kali berkunjung ke sini, tetap saja tidak ada rasa bosan untuk mengunjunginya.

Itu sebabnya, ketika ada undangan dari SereS Hotels & Resorts, Ubud, tanpa berpikir dua kali, saya segera menyambutnya dengan suka cita. Media tour yang berlangsung 27 hingga 29 November 2015 itu memang dirancang sebagai staylicious, para wartawan (dan blogger) dijamu untuk menikmati fasilitas hotel yang dimiliki oleh grup tersebut, SenS Hotel & Spa + Conference Ubud Town Centre.

Tradition
Tentu, ada acara di luar hotel yang menjadi sebuah paket perjalanan yang menyenangkan. Sebutlah nonton tarian Bali dari Peliatan di Balerung pada malam hari. Keesokan paginya berepeda ria, start dari Toekad, menyusuri sebagaian Ubud, termasuk Bukit Tjampuhan, dan berakhir di Toekad lagi.
Ada juga acara kunjungan ke I Made Ada Gallery di Desa MAS, spesialis pembuat patung dari kayu, juga ke Rumah Topeng dan Wayang, yang dikelola Setiadharma.
Tentu, kurang lengkap kalau tidak berwisata kuliner. Setidaknya ada tiga tujuan yang menarik: Nasi Ayam Kadewatan Pak Mangku, Warung Ibu Rus, dan Pulina Coffee Plantation yang lagi hits.
Hospitality
Hotel, Bukan Resor
Kembali ke soal hotel. SenS Hotel & Spa + Conference Ubud Town Centre adalah hotel (dan bukan resor, seperti tradisi di Ubud) pertama yang dibangun oleh SereS Hotels & Resorts, Hotel Development & Management Company, yang baru hadir di Indonesia.
Hotel ini terletak di lokasi yang sangat strategis di pusat kota Ubud, dengan akses yang sangat dekat ke Puri Ubud,  Puri Peliatan, Pasar Seni Ubud, Monkey Forest, museum, galeri seni, butik, restoran, bar, bahkan bank. Kesemuanya memberikan akses yang mudah dan nyaman bagi para pengunjung untuk menikmati wisata yang lengkap mulai dari wisata budaya, seni, kuliner, bahkan wisata alam.
Berlokasi di Pusat Kota
SenS Hotel & Spa + Conference Ubud Town Centre menjadi hotel pertama yang menyediakan fasilitas konferensi terbesar di Peliatan – Ubud. Ballroomdengan pre-function yang luas, yang memiliki daya tampung hingga 300 orang, dengan berbagai variasi penataan ruangan, sangat ideal untuk acara meeting, gathering, resepsi pernikahan, pesta ulang tahun ataupun arisan. Selain itu tersedia juga Sukma Boardroom, ruang pertemuan yang didesain secara khusus untuk pertemuan skala kecil hingga maksimum 16 orang, tim Sales & Catering yang berpengalaman dan tim Food & Beverage yang kreatif dan profesional, akan membantu mensukseskan semua acara tersebut.
Suit Room
Temukan pengalaman baru di hotel butik yang memiliki 91 kamar yang nyaman dan 6 suite dengan pemandangan taman dan kolam renang, serta bebas asap rokok ini. Semua kamar dilengkapi tempat tidur “SenS signature“ yang sangat nyaman, fasilitas modern yang fungsional, menampilkan desain yang inovatif, untuk kenyamanan maksimal pada saat anda bekerja maupun beristirahat. Jaringan Wi-Fi tersedia di seluruh area hotel dan disediakan secara gratis bagi para tamu.
Food
Bar 24 Jam
Yonne Cafe & Bar di hotel ini, menyediakan aneka pilihan masakan, terutama masakan Bali, Asia Tenggara dan masakan Cina favorit, selain tentunya masakan Eropa. Tersedia juga aneka pilihan wine dan minuman dengan berbagai variasi. Berbeda dengan restauran atau kafe lain di Ubud, Yonne Cafe & Bar buka selama 24 jam, dan siap melayani pengunjung setiap saat, baik untuk breakfast, lunch, dinner bahkan supper.
Spa Ingredient
Santai di Spa
Untuk tetap menjaga kebugaran Anda, hotel menyediakan kolam renang yang terletak di lantai dasar dan fitness centre di lantai 2, dengan peralatan cardio maupun latihan beban. Di lokasi yang sama terdapat “SenS Spa”, fasilitas spa yang menyediakan terapi reflexiology dan  pijat untuk relaksasi.
Spa Couple Room
Sebagai hotel baru, sejak dari awal SenS Hotel & Spa + Conference Ubud Town Centre, sudah mulai berpartisipasi dalam aktivitas penghematan energi dengan pemakaian solar water heater, dan juga berpartisipasi aktif dalam aktivitas “go green” dengan sarana pengelolaan limbah yang baik, dan juga proses reduce- reuse- recycle, dengan membentuk “Green Commitee” yang beranggotakan karyawan hotel sendiri.
Bathroom
Akhir 2016: Resor Butik
SereS Hotels & Resorts selanjutnya akan mengembangkan resor butik  berikutnya di desa Singakerta, “SereS Spring & Spa + Conference”,  di daerah selatan Ubud, berjarak sekitar 10 menit dari pusat Ubud. Resor butik ini akan menawarkan 52 kamar, 8 suite dan 20 villa yang dilengkapi dengan dipping pool. Fasilitas lain yang tersedia adalah dua buah kolam renangm dua restoran dan dua bar, Grand Ballroom dengan kapasitas 450 orang, Junior Ballroom untuk 150 orang dan dua ruang meeting. Resor ini juga akan dilengkapi dengan business centre, fitness centre, kids club, video lounge. Untuk fasilitas spa, disediakan komplek SereS Spa dan Yoga Paviliun. Sedangkan untuk acara pernikahan , akan tersedia wedding chapel.
Semua fasilitas tersebut di atas terletak di lokasi yang sangat indah, tenang dan damai, dikelilingi sawah yang dibelah aliran sungai Wos, dan sunriseyang indah di pagi hari. Proses konstruksi untuk SereS Spring Resort & Spa + Conference akan dimulai tahun 2015 ini dan diperkirakan selesai di akhir 2016.
Rest & Relax
Stay Smart, Stay Sensible, Stay SenS for each and every stay!

The Last Edition

0

Mungkin Anda akan terperanjat dengan judul tulisan ini. Memang, tak terasa sudah tiga tahun usia MALE. Usia yang sebenarnya sangat dini bagi sebuah penerbitan, tapi juga usia yang relatif panjang bagi sebuah produk digital. Puji syukur, kami bisa merawat kreativitas selama tiga tahun ini. Untuk prestasi ini kami merayakannya dalam sebuah pesta yang kami beri tajuk ‘3 Year Journey MALE Magazine’ di Exodus, Kuningan City, Jakarta, Jumat 13 November 2015 lalu. It’s the last MALE party!  

Ada beberapa alasan, baik internal maupun eksternal, mengapa MALE yang sedang Anda baca ini adalah edisi terakhir.

Seperti diketahui, MALE adalah majalah dengan format digital interaktif yang bisa dinikmati melalui iPad, Tablet Android – kemudian merambah ke smartphone (baik iPhone maupun yang ponsel Android), dan desktop PC dalam bentuk PDF, yang bisa diunduh gratis. Tiga tahun lebih MALE sudah menjadi trendsetter majalah pria berformat digital interactive di Indonesia.  

Data statistik menunjukkan setiap edisinya MALE rata-rata ter-download sekitar 11.000 kali untuk versi tabletnya, 16.000 untuk versi smartphone dan 150.000 versi PDF. Angka yang fantastis, apalagi jika dibandingkan dengan oplah majalah cetak, misalnya.   

Tapi, perkembangan dunia digital bergerak luar biasa cepat. Perilaku publikpun ikut berubah, walaupun tidak secepat perkembangan teknologi digital itu sendiri. Pada awalnya, iPad yang lahir tahun 2010, menjadi produk ajaib, produk masa depan yang diharapkan bisa mengubah cara orang mengonsumsi media. Bukan sekadar platform, tapi seperti dikatakan Kevin Benedict, Senior Analyst for Digital Transformation and Mobility, Cognizant, transformasi digital bukanlah sekadar platform teknologi, juga bukan solusi baru, tapi cara baru melakukan bisnis.  

Pertumbuhan gadget memang sangat pesat dan bervariasi dalam lima tahun terakhir ini. Tapi perkembannya tidak mengarah ke iPad, setidaknya jika dibandingkan dengan smartphone, misalnya, yang populasinya jauh lebih besar dibandingkan dengan tablet layar sentuh. Dari segi teknologi, smartphone (juga phablet) jauh lebih semarak ketimbang ‘sabak digital’ tersebut.  

Tentu, membutuhkan effort yang besar untuk mensosialisasikan MALE kepada calon pembaca baru, juga kreativitas yang tinggi untuk mengikat pembaca lama. Sementara dari sisi bisnis, tentu tidak mudah untuk meyakinkan advertiser untuk menyisihkan bujet iklannya ke majalah digital ini – yang berbeda dengan bujet online advertising yang kuenya terus membesar. Walaupun nyatanya terdapat pertumbuhan di penyebaran produk (download) maupun perolehan iklan di Majalah MALE, ternyata hal itu belum bisa mengimbangi perkembangan teknologi itu sendiri yang cost-nya juga makin menjulang.  

Dengan perasaan berat hati, langkah MALE meramaikan jagad media digital harus kami selesaikan di edisi 161 ini. Kepada pembaca yang setia mengunduh setiap minggunya, juga mitra bisnis mendukung keberadaan MALE selama ini, kami hanya bisa mohon maaf, dan tentu menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya. Salam. (Burhan Abe)  

MALE 161

Portofino Goes to Thailand

0

Portofino, Plateno’s upscale brand announces the opening of Portofino Chiang Mai Business Park that set to open in March 2016 and is our second property in Thailand after the 7 days Inn in Chiang Mai.  Portofino Hotels & Resorts is the upscale hotel brand of the Plateno Group. It is devoted to providing City Hotels, Resorts and Serviced Apartments, offering superior in-room products and customized facilities with an exquisite level of comfort and service of platinum quality for the urban elite.  

Portofino Chiang Mai Business Park is ideally situated in one of the top Chinese tourist destinations in Thailand, within easy reach to the new business park convention center, commercial complex and only 20 minutes from the airport.  

The hotel has 122 rooms & suites and features a contemporary design with natural raw materials and warm colors. The rooms are minimum 31 sqm by size And well equipped with 32inch flat screen LCD TV’s, walking shower, satellite TV, coffee and tea making facilities and free WI-FI. The Hotel’s amenities include a swimming pool, all day dining Restaurant, Bar, gym and meeting rooms.   Plateno also confirms its strong growth and sucess in this region with the signing of a longterm master franchise agreement with Aspira Hospitality to roll out multiple 7 Days branded Hotels accross The Kingdom.  

Plateno Hotels Group was founded in 2005 in China, starting with 7 Days Inn brand. Plateno Group is already recognized as the top hotel development company in China. Its primary focus is the development of high potential hotels with unparalleled commitment to ensure a sustained success of each hotel through proven management, leadership, and operational standards.

With over 3,000 hotels in Asia, Plateno Group ranks as one of the leading hotel management companies in the region. It was ranked the 7th largest hotel group for the year 2015 globally by HOTEL magazine. Currently Plateno has more than 340,000 hotel rooms in 340 different destinations.  

Plateno aims to be a world-class hotel management leader by 2018, managing 600,000 rooms with more than 26 hotel brands covering the up-scale, mid-scale and economic segments.  

Currently the brands owned by Plateno Group are Portofino Hotels & Resorts, Lavande Hotels, James Joyce Coffetel, ZMAXHOTELS, Xana Hotelle, 7 Days Inn Group, IU Hotel, Dao Jia Hotel, π·Hotel, Manjusaka Art Platform and Mora Coffee. In addition, Plateno manages several foreign brands under specific exclusive agreements such as Maison Albar, Hampton by Hilton, and Hotel12.  

Australia Ambassador to Indonesia Hosts Penfolds Lunch

0

Australian Ambassador to Indonesia Paul Grigson hosted a Penfolds Media Lunch at his official residence where visiting Penfolds Winemaking Ambassador for Asia, Patrick Dowling, took the invited media through the history of the Penfolds brand, 13 November 2015.  

Patrick had recently returned from China where Penfolds celebrated the 2015 vintage release of The Penfolds Collection, a family of fine wines, led by the flagship 2011 Grange, at a spectacular star-studded gala event held in Shanghai.  

This was a milestone event as it was the first time in the history of Penfolds that the launch of the new release took place in Asia. The highly anticipated annual release was soon followed with praise for the Collection from leading wine critics around the world.  

In Jakarta, media guests were treated to an Australian-style menu designed by the Ambassador’s wife and prepared by the Ambassador’s personal chef. Patrick paired the menu with a selection of fine Penfolds wines and guests were also treated to a glass of the Penfolds Grandfather Tawny to end the meal.  

LUNCH MENU

Roasted barramundi fillet with curried green banana paired with Penfolds Bin 51 Riesling

Australian lamb cutlets with pink grapefruit, oregano and chilli salsa, with barley salad paired with Penfolds Bin 407

Selection of Australian and Rosalie cheeses paired with Penfolds Bin 389

Penfolds Grandfather Tawny

During the lunch Patrick presented Ambassador Grigson with a bottle of the award winning. Penfolds Magill Estate Shiraz 2008.  

ABOUT PENFOLDS

Penfolds has been producing an impressive array of wines since 1844 and indisputably led the development of Australian fine wine into the modern era. The introduction of Penfolds Grange in 1951 forever changed the landscape of Australian fine wine. Since then a series of standout wines, both white and red, have been released under the Penfolds masthead.  

About The Penfolds Collection 2015

The Penfolds Collection is a family of fine wines, each with a distinct character, quality and provenance. A testament to Penfolds enduring ‘House Style’ and winemaking philosophy. At the heart of that philosophy is balance, observing the long held belief that while Penfolds wines should promise to gradually develop with careful cellaring, they must also be capable of satisfying even the most discerning of palates from the day of their release.   

Sexy Dancer

0

Kehadiran sexy dancer dalam sebuah pesta belakangan ini menjadi hal yang jamak. Bahkan klub dan dunia malam tanpa kehadiran mereka terasa kurang lengkap. Sexy dancer, juga private dancer, kini tak hanya menjadi lahan bisnis yang menjanjikan. Sejak 2007, bisnis yang banyak diminati kalangan pebisnis kelas atas ini mulai menjamur, meskipun tak jarang pula yang menjalankannya secara terselubung.  

Bachelorette Party, Hen Party, Girl’s Night Out merupakan eventyang diselenggarakan di klub, tempat karaoke, ataupun kafe, terkadang menjadi kedok buat penyediaan penari-penari seksi itu. Tak hanya menari, para perempuan tersebut bisa menjadi teman ngobrol, makan, dan minum ataupun ‘kegiatan ekstra’ lainnya bagi tamu yang berani membayar mahal. Aha!  

Bisnis Seksi Para ‘Papi’

Tatapan nakal dan gemas terpancar dari mata para tamu saat satu per satu penari wanita menggerakkan tubuhnya mengikuti irama musik. Badannya meliuk-liuk memamerkan kemolekan dan keseksian yang menggoda.  

Sekitar 30 menit mereka menghibur dan memancing hasrat para lelaki yang memenuhi ruangan itu. Melalui jasa sang “papi”, agen privateand sexy dancer, tamu bisa menikmati pesta di kamar atau ruangan khusus. Tak hanya menari, para perempuan tersebut bisa menjadi teman ngobrol, makan, dan minum ataupun kegiatan lainnya, apa lagi kalau bukan sex service, bagi tamu yang berani membayar mahal.

Private dancer kini tak hanya menjadi lahan bisnis yang menjanjikan di luar negeri. Di Tanah Air, tak sedikit yang menjadikannya profesi yang menggiurkan. Sejak 2007, bisnis yang banyak diminati kalangan pebisnis kelas atas ini mulai menjamur, meskipun tak jarang pula yang menjalankannya secara terselubung.

Sebut saja Martin, pria yang pernah bekerja pada event organizer khusus hiburan malam, yang kerap menjalankan bisnis ini. “Penyediaan sexy dancer bisa sebulan atau dua bulan sekali, dan private dancer lebih jarang lagi. Enggak mau keseringan juga untuk menghindari hal-hal yang enggak diinginkan. Kalau sampai digerebek, bisa gawat,” ujarnya.

Berbagai sex entertainment dan pertunjukan lain bisa diadakan di tempat (on the spot) atau booking out, dengan menunjuk satu lokasi yang diinginkan, seperti hotel bintang lima, apartemen, dan private residence. “Kebetulan aku dan ajudan para dancer ikut masuk menemani tamu. Soal apa yang terjadi di dalam, ya, standar, satu per satu baju dilepas sampai tak sehelai benang menempel di tubuh. Kebanyakan hanya sampai topless, tapi ada saja tamu yang request sampai nude,” ucap Martin.

“Kalau sudah sampai have sex, itu terserah dancer-nya. Tapi rata-rata dancer mau diajak have sex. Soalnya, bayarannya lumayan banget untuk tambahan. Keuntungannya bisa tiga kali lipat,” katanya.   Emma, salah satu sexy dancer ternama asal Yogyakarta, mengaku sering mendapat tawaran ekstra tersebut setelah menari.

“Mereka biasanya langsung booking lewat manajer. Tapi semuanya kembali ke pribadi dancer, sih. Banyak sexy dancer yang tak malu, dan berani mengambil tawaran tersebut. Biasanya yang butuh duit. Tapi, saat menari, tetap ada aturan. Intinya, tidak ada kontak fisik, enggak boleh pegang,” ujarnya.  

Pilihan Kuliner dan Paket Menginap @ The Sultan Hotel & Residence Jakarta

0
Massaman Curry
Aneka kuliner dan promosi menarik selama November 2015 di The Sultan Hotel & Residence Jakarta sudah tentu selalu kita nantikan. Mulai dari sajian khas Thailand Massaman Curry, aneka penganan serba burger, pilihan cocktail dan mocktail segar serta paket menginap selama acara festival yoga tahunan Namaste Festival.
Lezat dan kaya akan aroma ketumbar dan jintan menjadikan Beef Massaman Curry salah satu yang ditawarkan The Sultan Hotel & Residence Jakarta di periode 1 – 30 November 2015. Makanan favorit dari Thailand ini menggunakan daging sapi yang dimasak secara perlahan disajikan bersama potongan kentang yang memiliki rasa pedas dan gurih dari santan. Anda dapat mencicipinya di Lagoon Cafe hanya seharga Rp 98.000,- per porsi sudah termasuk segelas Es Lemon Tea segar.
Burger, Come Over!
Nikmatnya burger, comfort food favorit ala Barat, hadir di Lagoon Lounge dengan sensasi rasa yang berbeda khas bumbu dan saus tradisional Indonesia selama bulan November. Burger, Come Over! pasti akan menggoda selera makan Anda dengan pilihan daging sapi atau ayam yang telah dimarinasi serta roti burger yang empuk yang dapat Anda cicipi hingga gigitan terakhir hanya seharga Rp 98.000,-nett per porsi.
Melengkapi aktivitas padat Anda telah kami siapkan pilihan minuman pelepas dahaga yakni Crush MonLimholic dan Peek a Boo. Minuman cocktail Crush MonLimholic terasa segar dengan campuran buah lemon dan jeruk dengan sentuhan manisnya dark rum, jus nanas dan sirup markisa hanya dengan Rp 138.000,- per gelas. Jangan ketinggalan minuman mocktail bernama Peek a Boo, kombinasi dari leci, yoghurtdan jus jeruk ini akan mengembalikan semangat Anda dengan harga Rp 88.000,-nett per gelas.
Festival yoga tahunan Namaste Festival akan kembali diselenggarakan di The Sultan Hotel & Residence Jakarta pada 20 – 22 November 2015. Sebagai hotel resmi untuk ajang festival yoga ini, kami menawarkan paket menginap menarik bagi Anda yang memiliki hobi dengan olahraga yoga atau yang memang bergaya hidup sehat. Mulai dari Rp 3.300.000,- Anda sudah memiliki akses untuk mengikuti acara ini selama tiga hari serta menginap di kamar deluxeyang nyaman.
Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan menghubungi (021) 570 3600 atau email [email protected] atau cek sultanjakarta.com.
Mocktail
Nestled in the strategic hub of Jakarta’s commercial district, the city’s five-star landmark establishment, the Sultan Hotel Jakarta, is connected to the Jakarta Convention Centre and strategically located within walking distance to the offices of multinational corporations, international shopping malls, the entertainment district and sporting venues. Adjacent to the airport expressway, the 694 room hotel is set on 34 acres of lush sprawling gardens and offers a host of food, entertainment and leisure options as well as the most comprehensive range of conference, meeting and banqueting facilities and services.
Founded in 2002, Singgasana Hotels and Resorts Group is a hospitality management company which manages and/or owns deluxe and first class hotels, residences, a golf course and an international convention centre in key destinations in Indonesia, namely Jakarta, Bali, Surabaya, Makassar and Lombok. With approximately 2,000 hotel rooms under our management over 300 acres of prime land, our properties include the Sultan Hotel Jakarta, the Ayodya Resort Bali, the Sultan Residence, the Jakarta Convention Centre, the Singgasana Hotel Makassar, the Singgasana Hotel Surabaya and the Lombok Golf Kosaido Country ClubFor more information and reservations, please contact a travel professional or access at singgasanahotels.com.

Holiday Inn Jakarta Kemayoran Highlight The Green Building Concept

0

Climate change is having a major impact on the travel and hospitality industry. As one of the largest hotel brand in the world Holiday Inn Jakarta Kemayoran know that the potential climate change costs to business are huge.  

Standing at the heart of one of the Jakarta’s strategic commercial hubs, Holiday Inn Jakarta Kemayoran is the first Holiday Inn in Jakarta. Adjacent to the 18-hole Bandar Kemayoran golf course, Holiday Inn Jakarta Kemayoran is a perfect fit for either business or leisure, as it is only 1 km from Jakarta International Expo (JIEXPO) and in close proximity to a plethora of shopping, dining and entertainment destinations such as Mangga Dua and Kelapa Gading.  

Holiday Inn Jakarta Kemayoran offering 257 rooms with convenient facilities, including the largest Angsana Grand Ballroom in Kemayoran area that can accommodate up to 1,800 people, 6 functions room and 3 F&B outlet including Botany all Day Dining, Habitat Lounge and Innfinity Pool and Bar.

The hotel’s design is modern with Green Building concepts which part of IHG Green Engage program.   IHG Green Engage is the company’s online sustainability management system designed to help all IHG’s (Intercontinental Hotels Group) manage and minimize their impact on the environment. By measuring, managing and reporting on their specific energy, water and waste consumption, IHG Green Engage is able to tell each property what they can do to be a ‘green’ hotel, and how to conserve resources and save money depending on their climatic location.  

Holiday Inn Jakarta Kemayoran are in a strong position to advance the development of new ‘green building’ technologies and processes, and to use critical metrics to bring them to market.   Holiday Inn Jakarta Kemayoran hotel won’t just offer a great experience; it is bringing new environmental innovations to the region. Holiday Inn Jakarta Kemayoran be the first hotel in the area that had been built under the ‘Green Building’ concept, improving performance across all the metrics that matter the most:  

  • The building envelope is the interface between the indoor and outdoor environments.
  • Materials selected for sustainable buildings should have appropriate performance, durability and environmental properties.
  • Energy efficiency has been optimized throughout the property with the use of energy saving lamps and LED lights.
  • Water efficiency has been implemented through new rainwater harvesting methods,
  • Solar hart panels have been installed for heating water.
  • Waste management will be handled with an innovative Sewage Treatment Plan (STP).
  • Maximizing natural building day-lighting and access to views.

“We live in a world where concerns about the environment and about sustainable development are a growing consideration for everyone,” says Cheah Hooi Theng, General Manager of Holiday Inn Jakarta Kemayoran. 

“Application of our Green Building are covering design, operations and technologies aimed at reducing energy, water and waste, cutting carbon emissions, improving guest health and comfort, reducing operating and maintenance costs, and raising guest and staff awareness of sustainability issues.”   Holiday Inn Jakarta Kemayoran has taking the lead in demonstrating how the hospitality community can impact “greener” destinations for visitors, business and leisure travelers.  

Cinta di Udara

0

SKANDAL bisa terjadi di mana saja, tak terkecuali di udara. Terkuaknya kasus layanan seks di pesawat beberapa waktu yang lalu membuktikan hal itu. Layanan itu dipraktekkan oleh pramugari terhadap penumpang saat melakukan penerbangan jauh.  

Layanan tambahan tersebut sebenarnya bukan hal baru. Cek saja situs Uptownmagazine.com. Terungkap, pramugari asal Thailand yang bekerja di maskapai penerbangan ternama di Arab Saudi mengaku berhasil meraup fulus fantastis berkat layanan tambahan yang ditawarkan itu. Selama dua tahun, setidaknya 600 ribu pound sterling atau sekitar Rp 14,6 miliar dapat dikumpulkannya.  

Fakta lain, seperti dilansir Dailymail.co.uk, menunjukkan tidak sedikit pramugari di Jepang yang rela menjual diri dengan melayani pilot. Kejadian tersebut tentu saja mencoreng profesi pramugari saat menjalani tugas.  

“Sebenarnya hal tersebut memang sudah menjadi rahasia umum di dunia penerbangan. Hubungan antara pilot dan flight attendant tidak dilarang,” tutur ujar seorang pramugari, sebut saja Via.    

Yang menjadi masalah, ia melanjutkan, adalah proses, latar belakang, dan tujuan hubungan yang terjadi di antara keduanya. “Sebenarnya yang lebih sering menjadi permasalahan adalah hubungan singkat atau affair yang dilakukan keduanya,” ujarnya.   Via menyebut, di maskapai penerbangan tempatnya bekerja malah ada beberapa pilot yang mendapat gelar “pemain”. Berbagai cara kerap dilakukan pilot untuk menarik perhatian pramugari. “Mulai mengumbar pujian sampai rayuan gombal, dan biasanya ujungnya cuma mau bercinta,” katanya.  

Menyiasati Stigma Pramugari

Pilot dan pramugari merupakan dua sosok yang menjadi pemeran utama di dunia maskapai penerbangan. Walhasil, sepak terjang mereka akan membawa dampak negatif ataupun positif bagi maskapai penerbangan yang menaungi. Terungkapnya kasus layanan seks di pesawat yang dilakukan oleh pramugari di sebuah maskapai penerbangan internasional, misalnya, tentunya menimbulkan citra buruk bagi pramugari di tempat tersebut.  

Dampak kelakuan negatif segelintir pramugari, tak terkecuali yang pernah dirasakan Via. Kegenitan beberapa pramugari itu tak hanya berdampak pada pramugari lain yang bekerja di maskapai penerbangan yang sama. “Maskapai penerbangan pun ikut mendapat label negatif. Reputasi hancur. Akibatnya, ada beberapa flight attendant yang enggan bekerja di maskapai penerbangan itu,” ia memaparkan.  

Banyak yang risi terkena stigma publik tersebut, tapi ada cara jitu menghadapi gunjingan masyarakat sekitar. “Kuncinya, harus bermuka badak menghadapi opini buruk dari orang sekitar, khususnya bagi pramugari yang berhasil mengatasi godaan,” ujarnya.  

Sumber: MALE Zone, MALE 159 http://male.detik.com

Jazzercise Hadir di Indonesia

0

Lebih dari 8.300 instruktur waralaba yang melatih lebih dari  32.000 kelas setiap minggunya, dan mengubah menjadi 250.000 anggota setiap tahun di seluruh dunia.

Jazzercise, sebuah program fitness kelompok berbasis dance yang sedang populer di berbagai belahan dunia kini telah hadir di Indonesia. Jazzercise dengan senang hati mengumumkan pembukaan studio pertamanya di Jakarta. Berlokasi di Jalan Terogong Raya no 14E Cilandak, Jakarta, studio ini menawarkan kelas-kelas Jazzercise yang dilatih oleh instruktur Helen Irawati. Helen, yang merupakan seorang penari dan koreografer ini menjadi orang Indonesia pertama yang bersertifikat sebagai instruktur waralaba Jazzercise di Indonesia.  

“Jazzercise telah lama populer di negara-negara seperti Amerika, Inggris, Australia, Jepang dan Malaysia serta berbagai negara lainnya. Ini yang membuat kami termotivasi untuk membuka studio kami sendiri di Jakarta, kami yakin banyak kalangan yang menantikannya,” Jelas Helen Irawati.

District Manager untuk Jazzercise Malaysia dan Indonesia, Christina Yap menambahkan, “Sebagai program dance fitness dengan beat yang menghentak dan memacu denyut jantung dengan hasil yang cepat, kami tahu bahwa Jazzercise akan menjadi pilihan populer bagi warga Jakarta. Jazzercise adalah olahraga dance party yang original dan sekarang memasuki tahun ke-45, Jazzercise telah berkembang menjadi salah satu dance fitness company terkemuka di dunia, dengan lebih dari 8.300 instruktur waralaba yang melatih lebih dari 32.000 kelas setiap minggunya, dan mengubah menjadi 250.000 anggota setiap tahun di seluruh dunia. Dengan pengalaman kami, kami tahu bagaimana mendapatkan hasil dan mempertahankan latihan yang selalu baru dan menantang. Program kami benar-benar memberikan hasil!”  

Jazzercise sangat membakar kalori, dance party workout dengan gerakan pinggul berputar diiringi lagu-lagu yang hits dan up-to-date playlist untuk membuat Anda terus bergerak. Pelanggan dapat membakar hingga 800 kalori dalam satu kelas 6o menit. Selain kelas yang popular Dance Mixx Jazzercise program, masih ada berbagai kelas untuk dipilih seperti Strike, Fusion, Core, Strenghthen45 dan Strength60.   

Pembukaan studio baru pada tanggal 7 november 2015 akan menghadirkan 2 kelas Jazzercise special bertema “Celeberation” dan “Let’s Party!”. Kelas ini akan dipimpin oleh Instruktur Helen Irawati dan 8 Instruktur Jazzercise Malaysia.

Tentang Jazzercise

Jazzercise adalah dance party workout yang original diprakarsai oleh Judi Sheppard Misset pada tahun 1969. Setelah 45 tahun berlalu, program ini semakin panas dan intens. Program dance fitness Jazzercise telah teruji oleh waktu, work out yang secara konstan berevolusi, mencampur lagu-lagu baru, gerakan baru dan kelas-kelas baru.

Saat ini, Jazzercise hadir dengan tampilan baru, suara baru dan kelas-kelas baru yang merefleksikan workout pembakaran kalori secara edgy, intens, bersemangat, dan modern. Dengan mengubah gerakan-gerakan secara konstan, beat baru, dan berbagai latihan membakar kalori secara intens, pelanggan dapat merasakan hasilnya, bahkan ketika setelah mengikuti 3 kelas; dan diharapkan tetap berlatih. Stop working out and start working it…with Jazzercise.  

Cek lokasi kelas di jazzercise.com dan cobalah sekarang! 

Heineken Open Bond’s World

0

Heineken Hadirkan Premiere Legendaris Film James Bond ‘Spectre’ di Indonesia

Spectre
Satu hal yang lebih besar dari Bond adalah dunia Bond itu sendiri di mana hanya mereka yang legendaris dapat menikmatinya. Sebagai puncak kampanye, Heineken menyulap sebuah lokasi rahasia di Gandaria City menjadi pusat perayaan sebelum pemutaran perdana film ‘Spectre’ di Indonesia, 5 November 2015. Lewat ‘Heineken Open Bond’s World’, para tamu undangan disuguhkan berbagai pengalaman legendaris dengan suasana pesta elegan yang layak dihadiri oleh seorang James Bond.
Tamu Selebriti
“James Bond dan Heineken adalah dua brand yang sangat dikenal dan memiliki banyak kesamaan dari kualitas yang aspirasional; cerdas, berwawasan luas, percaya diri, ditambah ketertarikan terhadap teknologi terakhir.  Setelah bekerja sama dengan James Bond selama 18 tahun, kami antusias dengan kerja sama terbaru dalam film ‘Spectre’ ini,” ujar Jessica Setiawan, Marketing Manager Heineken.
DJ Dhipa Barus
Malam Heineken Open Bond’s World dibuka dengan penampilan DJ kenamaan Dipha Barus yang memberikan keunikan irama musik lewat perpaduan kumpulan lagu-lagu ikonik James Bond. Rendy Pandugo, seorang rising star di bidang musik, juga turut berpartisipasi malam itu dengan membawakan soundtrack film Spectre ‘Writing’s on the Wall’.
Heineken Draught Machine 007
Heineken juga mempersembahkan sebuah theatrical performance yang menceritakan aksi James Bond menyelamatkan Lucia Sciarra dengan penggabungan musik, koreografi, dan penghayatan mendalam dari para pemainnya. Banyak adegan yang dimainkan pada pertunjukkan tersebut diambil dari berbagai potongan film ‘Spectre’, seperti parade ikonik Day of the Dead yang menjadi pembuka awal film. Acara malam itu pun ditutup dengan pemutaran perdana film ‘Spectre’ di bioskop XXI Gandaria City.
Rendy Pandugo
Sebelumnya Heineken telah lebih dulu memperkenalkan teknologi Logo Grab untuk membuka kampanye ‘Heineken Open Bond’s World’. Melalui teknologi ini, konsumen dapat membuka konten eksklusif ‘Spectre’ dengan membuka situs heineken.com/bond di smartphone dan scan logo Heineken pada botol edisi spesial James Bond. “Heineken adalah satu-satunya mitra franchise film Bond yang menampilkan Daniel Craig dalam iklan berjudul “The Chase”. Kerjasama eksklusif ini juga memungkinkan konsumen untuk membuka akses khusus behind the scene film ‘Spectre’ lewat botol Heineken edisi spesial 007,“ tutup Jessica.
Theatrical Show
Asosiasi Heineken dengan franchise film James Bond dimulai sejak 1997 melalui film ‘Tomorrow Never Dies’, dengan ‘Spectre’ sebagai film ke-7 yang digandeng oleh Heineken. Untuk mengetahui kampanye ‘Heineken Open Bond’s World’ lebih lanjut, silahkan ikuti sosial media Heineken Indonesia, termasuk Path, Instagram, dan Twitter dengan #OpenBondsWorld.