Home Blog Page 77

Cooking Classes and Traditional Market Tour

0

Beginning in May and continuing throughout 2015, Swiss-Belinn Legian will be offering an exclusive opportunity to take interactive Cooking Classes that will start with a Traditional Market Tour. The classes will cover topics from “Cook like a Chef” to seasonal offerings in Balinese/Indonesian exotic foods such “Pepes ikan wrapped in banana leaves”.  

Chef Mustika has more than 10 years’ experience so will offer something for every ability level when he leads a series of cooking classes.  He will share his original Indonesian/Balinese recipes and provide hands-on instruction, where class members involved will prepare all ingredients,  beginning with an overview of the recipes then cook and to finish, sit down to eat while discussing the meal they have prepared.  

In addition to his cooking expertise, Chef Mustika will demonstrate the importance of selecting quality ingredients.  He will teach guests to use their sense of smell, touch and sight in order to pick the perfect ingredients for each of these time-honoured dishes. Sit back and relax as he demonstrates cutting-edge cooking techniques you can use in your own kitchen.

All are warmly invited to sign up for classes, which start with “Pepes, Kare Ayam, and Onde – Onde.” This is a casual, fun class with no previous cooking experience required.  

Classes are $25 per person and include all ingredients, recipes, and plenty of tasting. Classes are limited to 6 people each session and advance reservations are necessary.  

For further information, stay tuned to our Facebook Fan Page or call (62-361) 760 300 or send enquiries to [email protected] to reserve a spot. Gift certificates available.  

About Swiss-Belinn Legian

Swiss-Belinn Legian located in the heart of Legian, close to the beach and within walking distance of Kuta and Seminyak. The hotel offers 123 rooms, Chadis Rooftop Bar and pool, BaReLo Restaurant and MICE facilities that can accommodate up to 100 guests in standing reception. Great Location, service and stay.  

Swiss-Belinn Legian boasts 123 well-appointed guestrooms, comprising 81 Superior Rooms, 40 Deluxe Rooms and 2 Junior Suite Rooms. All guestrooms are designed to ensure guests enjoy comfort and convenience during their stay in Bali. The hotel offers 24 hour room service, laundry and dry cleaning, Wi-Fi Internet connection in all rooms and public areas, parking space and valet parking service, and 24 hour security with CCTV.  

For relaxation, enjoy a cooling dip in the rooftop swimming pool. Why not pamper yourself with our selection of in-room massage treatments? It will do wonders for both your mind and your body!

1st Anniversary Sana Sini

0

Sana Sini, sebuah restoran dengan konsep “four in one” yang terletak di lantai lobi Pullman Jakarta Indonesia telah menyiapkan perayaan ulang tahun pertamanya dengan beragam promosi menarik mulai dari 1 sampai 17 Mei 2015. 

Pada perjalanan satu tahun ini, Sana Sini ingin berbagi kebahagian dengan para tamu dan memberikan tawaran spesial seperti minum sepuasnya, kue ulang tahun secara cuma-cuma bagi mereka yang berulang tahun pada tanggal yang sama, 5 ekstra voucher gratis bagi para tamu yang bersantap di Sana Sini sebanyak 10 orang, dan juga berbagai hadiah menggiurkan dalam program lucky draw dan kompetisi media sosial seperti; menginap satu (1) malam dengan spa treatment, makan malam dan Sunday brunch gratis di Sana Sini; menginap dua (2) malam di Pullman Legian Bali; dan juga makan gratis selama satu bulan penuh di Sana Sini.  

“Sana Sini merupakan restoran yang menawarkan sebuah perjalanan kuliner yang sangat unik.  Sebuah konsep empat restoran mini yang didukung dengan ciri khas makanan dengan kualitas terbaik merupakan kunci kesuksesan kami selama satu tahun ini. Sana Sini telah memberikan pelayanan yang membanggakan. Oleh karena itu, kami ingin merayakan kegembiraan ini dengan apresiasi yang tinggi terhadap para chef dan para tamu yang setia berkunjung disini” ungkap Philippe Le Bourhis, General Manager Pullman Jakarta Indonesia.  

Sana Sini adalah tempat bagi para pencinta makanan untuk berkeliling dunia lewat indera pengecap. Berbagai pilihan prasmanan untuk makan siang dan malam berasal dari empat dapur terbuka yang menyajikan menu Khas Cina, Jepang, Barat dan Indonesia. Sana Sini juga menyajikan jalanan kue-kue lokal dan Barat ala rumah sendiri. Para tamu yang bersantap di Sana Sini akan dapat melihat langsung kepiawaian koki berbakat yang tengah beraksi. Setiap area dapur dipimpin oleh koki lokal dan luar negeri dan berasal dari manca negara seperti Perancis, Cina, Jepang, dan Amerika. Selain itu, Sana Sini ditata dengan dekorasi unik ala makanan yang disajikan. Para tamu dapat merasakan suasana hangat dan gaya, sekaligus nyaman.

“Sana Sini telah menjadi pilihan para tamu dalam merayakan berbagai hari spesial mereka. Ini adalah waktunya kami untuk berterimakasih. Kami berharap perjalanan satu tahun ini menjadi awal yang baik untuk masa yang akan datang,” lanjut Philippe.  

Sejak resmi dibuka pada tahun 2014, Sana Sini telah memenangkan berbagai penghargaan bergengsi seperti “Best Buffet Variety” dari Now! Jakarta Best Restaurant, Bar and Cafe Awards dan Indonesia Tatler’s Best Restaurant Award.  

Akun Sosial Media: Twitter: @SanaSiniPullman Instagram: @ SanaSiniPullman Facebook: Sanasini Pullman Hashtag: #SanaSiniPullman

Tim Ho Wan, Resto Bintang Michelin Paling Terjangkau Hadir di Jakarta

0
  • Berlokasi di Pantai Indah Kapuk, inilah gerai Tim Ho Wan pertama di Indonesia.
  • Disebut sebagai “restoran berbintang Michelin paling terjangkau di dunia”.
  • Membawa hidangan otentik dim sum Hong Kong, terkenal dengan hidangan “Big Four Heavenly Kings”.
Pendiri & Pengelola

Para pencinta dim sum di Jakarta tak perlu lagi jauh-jauh ke Singapura atau ke Hong Kong untuk menikmati hidangan istimewa di restoran berbintang Michelin, Tim Ho Wan. Kini restoran sederhana asal Hong Kong dengan cita rasa bintang lima itu telah hadir di Pantai Indah Kapuk, Jakarta. Ini merupakan gerai Tim Ho Wan yang pertama di Indonesia. “Kami hadir di Jakarta untuk mendekatkan Tim Ho Wan dengan para penggemarnya di Jakarta,” jelas Michael Goh, Direktur Tim Ho Wan Jakarta.

Chef Mak Kwai Pui & Chef Leung Fai Keung

Gerai Tim Ho Wan pertama di Hong Kong adalah sebuah restoran kecil dengan peralatan makan sederhana. Meski tampil apa adanya, cita rasa hidangan terbaik yang mereka suguhkan membuat restoran ini dibanjiri pengunjung yang rela antri. Meski tampil tidak bergelimang kemewahan, restoran ini berhasil memperoleh bintang Michelin karena hidangannya yang tak kalah mewah dengan yang disuguhkan di hotel berbintang. Harganya yang amat terjangkau membuat pemrakarsa restoran ini menyebut Tim Ho Wan sebagai “restoran berbintang Michelin paling terjangkau di dunia”.

Bolu Kukus

Michelin Guide merupakan sebuah lembaga pemeringkat restoran terpercaya dan bergengsi di dunia. Inspektur Michelin melakukan review atas restoran secara anonim. Mereka tidak boleh memperkenalkan diri sebagai inspektur Michelin. Makanan dan semua biaya ditanggung oleh Michelin, bukan oleh restoran yang sedang di-review.  Para inspektur Michelin ini juga tidak boleh berbicara dengan para jurnalis dan hasil review mereka dilaporkan di pertemuan tahunan untuk mengkategorikan restoran ke bintang tiga, bintang dua, bintang satu atau tidak ada bintang.

Kaki Ayam Saus Abalone

Tim Ho Wan diprakarsai oleh Chef Mak Kwai Pui, seorang mantan Chef di Four Seasons Hong Kong yang memang piawai membuat dim sum, bersama dengan Chef Leung Fai Keung. Berbekal pengalaman sebagai chef di hotel berbintang, Mak Kwai Pui mendirikan Tim Ho Wan, spesial menyuguhkan dim sum. Untuk menjamin kesegaran, dim sum hanya dimasak sesuai pesanan. Tim Ho Wan menerapkan sistem siapa-yang-datang-lebih-awal akan dilayani terlebih dulu. Peminatnya yang banyak telah menciptakan budaya antri yang unik di setiap outlet Tim Ho Wan di seluruh dunia. Selain Hong Kong, saat ini Tim Ho Wan sudah merambah Singapura, Filipina, Taiwan, Malaysia dan Australia.

Tim Ayam
Cheng Fun Isi Saus Wijen Manis

Restoran yang menyuguhkan hidangan otentik dim sum Hong Kong ini populer dengan empat hidangan terbaiknya yang berlabel “Big Four Heavenly Kings yaitu roti manis bakar dengan daging barbekyu, steamed egg cake, vermicelli roll, dan pan fried carrot cake. Hidangan lainnya yang tak kalah populer adalah steamed chicken feet yang dihidangkan dengan saus abalone dan sejumlah hidangan otentik ala Hong Kong lainnya yang siap membuat pelanggan di Jakarta antri untuk sebuah cita rasa yang unik.

Kue Mediar & Osmanthus

“Saat ini Tim Ho Wan baru membuka lantai 1 untuk menerima pengunjung. Namun mulai Mei, Tim Ho Wan akan membuka reservasi untuk ruangan khusus di lantai 2 dan acara di lantai 3,” jelas Michael.

Jangan pernah lewatkan Tim Ho Wan dalam daftar kuliner “must go” kita di Jakarta!

Keliling Dunia a la “Sana Sini” @ Pullman Jakarta Indonesia

0

Empat restoran dalam satu tempat – inilah konsep yang diusung restoran paling anyar di Pullman Jakarta Indonesia, menyeruak di antara restoran-restoran lain yang terus bermunculan. “Sana Sini” adalah tempat yang tepat bagi Anda yang ingin berkeliling dunia lewat indera pencecap. Pilihan prasmanan untuk makan siang dan malam berasal dari empat restoran mini yang menyajikan menu khas Cina, Jepang, Barat dan Indonesia. Juga ada toko kue yang menyajikan aneka jajanan lokal, kue-kue ala Barat serta sorbet segar ala rumah sendiri yang menggiurkan.  

Setiap sisi prasmanan ditata dengan dekorasi dan peralatan makan yang unik. Bahkan tempat gula pun disesuaikan dengan jenis makanan yang disajikan. Ketika Anda berada di sini, Anda seperti punya tanda masuk khusus untuk berpindah di antara empat restoran yang ada. Restoran ini terletak di lantai dasar Pullman Jakarta Indonesia. Dikelilingi lantai dan langit langit kaca, tempat ini terasa begitu penuh energi dan segar dengan pencahayaan yang natural.  

Setiap restoran mini di sini menerapkan konsep dapur terbuka. Anda bisa melihat langsung bagaimana hidangan Anda disiapkan sembari terkesima dengan kepiawaian koki penuh bakat yang tengah beraksi. Anda pun bisa berbincang langsung dengan koki tentang hidangan yang disiapkan untuk Anda.  

Setiap area restoran ini dipimpin oleh koki handal dari luar negeri. Total ada 5 koki internasional – dari Perancis, Cina dan Amerika – serta dua koki asal Jepang yang bekerja berdampingan dengan koki terkemuka Indonesia. Executive Chef Pullman Jakarta Indonesia adalah Ingo Oldenburg, yang berasal dari Jerman. Kecintaannya pada makanan sangat menular dan dia tak segan menghabiskan berjam-jam untuk menjelaskan berbagai makanan yang disajikan. Dia juga kini menghabiskan waktunya dengan menyajikan menu-menu baru yang unik untuk para pengunjung. Sana Sini juga memiliki kebun rempah-rempah di dalam restoran.

“Kami memiliki pot rempah-rempah ini di penjuru restoran dan pengunjung bisa memetik rempah mereka sendiri,” kata Adeza Hamzah, Director of Marketing Communications Pullman Jakarta Indonesia. “Kami juga mengimpor keju dan daging terbaik dunia,” lanjutnya.  

Begitu Anda tiba di Sana Sini, Anda akan disajikan dengan satu keranjang roti gandum berisi kacang hazelnut, kismis dan zaitun hitam yang keharumannya merebak seperti baru keluar dari oven nenek Anda. Roti ini adalah roti “signature” dari Sana Sini.  

“Hotel ini memiliki warisan dari Jepang dan dikenal luas antar generasi dengan menu makanan Jepang yang luar biasa lezat,” kata Philippe Le Bourhis, General Manager Pullman Jakarta Indonesia. Menurut dia, warisan ini tidak diabaikan ketika renovasi dilakukan dan makanan Jepang mendapat tempat terhormat di restoran Sana Sini.  

Di bagian prasmanan makanan Cina, salah satu koki tengah menyiapkan mi buatan sendiri sementara yang lainnya tengah mengiris bebek panggang dengan sangat hati-hati. Juga ada mapo tahu untuk mereka yang vegetarian dan area mi yang baru saja rampung dibuat. Di area makanan Indonesia, Anda akan disambut dengan aneka kaleng kerupuk yang berwarna-warni. Makanan yang jadi bintang di sini datang dari kios sate “Seperti di pinggir jalan,” kata Adeza, ”tapi di sini Anda tak perlu khawatir soal kualitas dan kebersihannya.” Juga ada aneka rupa sambal yang luar biasa menggugah selera bagi si penyuka pedas.  

Di area Makanan Barat, Anda akan menemukan daging Australia dengan kualitas terbaik, menu sayuran khas Eropa yang menggugah selera serta pilihan salad yang melimpah. Semuanya disajikan dengan wadah makanan yang terasa seperti Anda tengah berkunjung ke dapur keren milik teman Anda.  

Meski restoran ini berkonsep terbuka dan terang, tempat ini dirancang sedemikian rupa sehingga tidak terlalu berisik ketika seluruh meja terisi penuh. Ada juga pilihan semi-privat dengan sofa dan pojok-pojok yang akrab, menjanjikan suasana makan dilingkungan yang hangat dan gaya sekaligus nyaman.  

Buka setiap hari dengan kapasitas kursi: 262 orang

Breakfast 5:30 am – 10:30 am Rp. 266,200 net/orang

Lunch 11:30 am – 3:00 pm Rp. 350,000 net/orang, Rp. 175,000 net/anak kecil

Dinner 5:30 pm – 11:00pm Rp. 390,000 net/orang, Rp. 195,000 net/anak kecil

Sunday Brunch 12:00 pm – 3:00 pm Rp. 459,800 net/orang

Dengan Wine Rp. 798,600 net/orang

Tentang Pullman

Pullman adalah brand hotel upscale internasional jaringan Accor, operator hotel terkemuka di dunia, yang beroperasi di 92 negara dengan lebih dari 3.600 hotel dan 160.000 karyawan. Terletak di kota-kota penting di tingkat regional dan internasional, serta di tempat-tempat wisata utama, Pullman Hotels & Resorts dirancang untuk memenuhi kebutuhan para wisatawan yang dinamis yang bergaya hidup kosmopolitan, baik ketika mereka sedang bepergian sendiri maupun dengan kolega.

Hotel Pullman menciptakan standar baru bagi industri perhotelan upscale. Jaringan hotel Pullman telah mencapai lebih dari 80 hotel di Eropa, Afrika, Timur Tengah, Asia Pasifik dan Amerika Latin dimana ide-ide, sejarah dan kebudayaan berpadu. Akan terdapat 150 hotel Pullman di seluruh dunia hingga tahun 2015-2020, dan seperti brand hotel-hotel Accor lainnya, Pullman juga dengan bangga menawarkan program loyalitas Le Club Accorhotels. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.pullmanhotels.com.  

Pullman Jakarta Indonesia Jl. M.H. Thamrin 59, Jakarta 10350 Tel: +62 21 31 92 11 11 Fax: +62 21 31 92 33 33

Kartini

0

Panggil aku Kartini saja, itu namaku. Kami orang Jawa tidak punya nama keluarga. Kartini adalah sekaligus nama keluarga dan nama kecilku, dan “Raden Ajeng’, dua kata ini menunjukkan gelar. Ketika aku memberikan alamatku… tentu aku tidak bisa hanya menulis Kartini, bukan? Hal ini pasti akan mereka anggap aneh di Belanda, sedang untuk menulis jeffrouw (nona) atau sejenisnya di depan namaku, wah, aku tidak berhak untuk itu – aku hanyalah orang Jawa (24 Mei 1899)   

Hari terbit MALE edisi 130 ini bertepatan dengan Hari Kartini 2015. Persamaan hak antara pria dan wanita adalah topik jadul yang selalu menarik untuk dibahas. Apalagi, kalau yang membahas Zoya Amirin, seksolog yang selalu rajin menulis kolom sejak majalah ini terbit, tentu tak kalah serunya.   

Kebanyakan pria, demikian Zoya, ketika membahas soal emansipasi, terbagi menjadi dua. Pertama, ada pria yang menyatakan mengagumi, memuja, bahkan mengakui membina hubungan intim, baik berpacaran, bertunangan, maupun menikah, dengan wanita mandiri—perkasa secara emosional—yang androgynous, yang banyak menjalankan peran maskulin, seperti menjadi breadwinner di keluarga dan bekerja di bidang yang didominasi pria.   

Kedua, ada pria yang berpendapat wanita mandiri yang androgin lebih aman sejauh hanya menjadi kekasih, bukan sebagai istri. Sebab, menurut sang pria, wanita ini akan merepotkan, karena gajinya lebih tinggi, kariernya lebih bersinar, mengintimidasi, plus mendominasi di tempat tidur. Anda tipe pria yang mana?   

Ternyata, dari sudut pandang seorang seksolog, tidak penting! Sebab, seperti pepatah yang jutaan kali Anda baca, wanita sesungguhnya ingin dicintai, bukan dimengerti. Karena itu, marilah mencintai wanita sebagai partner ketimbang berusaha keras memahaminya, karena sesungguhnya pria dan wanita memang berbeda. “Jadilah pria seksi yang pro-feminis,” tulis Zoya, yang lengkapnya bisa Anda baca di kolomnya (Sexpert, MALE 130).   

Peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April bukan hanya soal sanggul dan kebaya. Selain soal hubugan pria – wanita, menarik disimak pendapat Linda Amalia Sari Gumelar. Bukan semata soal emansipasi wanita, “Tapi bagaimana meningkatkan peran bersama, agar perempuan Indonesia berkualitas, cerdas, melahirkan anak yang sehat, dan menjadikan keluarga sejahtera,” ujarnya.   

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak era Kabinet Indonesia Bersatu II itu menjelaskan, masih banyak pekerjaan rumah masalah perempuan yang harus diselesaikan. PR itu mulai dari tingginya angka kematian ibu melahirkan, perdagangan manusia, tingkat kesehatan perempuan, hingga pelecehan seksual.   

Hari Kartini memang semacam pintu masuk untuk membicarakan apa saja yang terkait dengan kehidupan kaum perempuan. Membahas Kartini seharusnya memang bukan semata sebagai tokoh, tapi juga pokok.

Sumber: MALE 130

Beer and Breakfast @ Artotel Thamrin Jakarta

0

Sabtu 11 April 2015, Artotel Thamrin Jakarta mengundang rekan travel agent, tamu koorperasi, dan teman-teman media untuk menikmati suguhan yang unik dan baru yaitu Beer and Breakfast mulai pukul 07.00 pagi sampai jam 10.00 siang. Beer and Breakfast yang ditawarkan dengan harga Rp 250.000++ akan memuaskan para pencinta bir di Jakarta dan sekitarnya.  

Menikmati sarapan pagi dengan minuman yang berbeda daripada biasanya, Artotel Thamrin Jakarta memadukan menu sarapan prasmanan dengan isi ulang gratis draughts beers selama tiga jam tanpa henti. Beer and Breakfast bertempat tempat di restoran RoCA area lobi untuk menyempurnakan atmosfer bersantai dan memperat hubungan satu sama lain. Sebuah ide yang baru dan berbeda untuk sarapan Anda dan kami menantang Anda untuk mencobanya!  

“Kami ingin membuat sarapan yang berbeda dari hari-hari biasanya, di mana sarapan di hari kerja itu berbeda dengan sarapan di akhir pekan. Sarapan dan minum bir di Sabtu pagi diharapkan dapat membuat customer kami lebih santai dan menikmati akhir pekan mereka,’’ ujar General Manager Artotel Thamrin Jakarta, Daniel Sunu.

Drink beers and save water!

Mengenai Artotel Thamrin Jakarta

Artotel berasal dari kata “Art” dan “Hotel”. Kata Art ini terinspirasi dari seni rupa kontemporer tercermin dari desain lobi, publik area, dan kamar hotel yang terkesan artistik dari hasil kreativitas seniman lokal anak bangsa, sehingga secara langsung Artotel mengangkat dan mempromosikan seni rupa kontemporer Indonesia. Artotel Thamrin Jakarta memiliki fasilitas 107 kamar, 1 Restaurant & Bar dengan brand RoCA (restaurant of contemporary art), 2 ruang pertemuan dengan kapasitas 10 – 200 orang, art gallery, business center dan BART (Bar @ the Rooftop).

 Mengenai Artotel Indonesia

Artotel Indonesia adalah Hotel Management yang mengusung konsep Urban Boutique Aart Hotel yang dalam pengelolaannya ditangani oleh para profesional muda yang mempunyai pengalaman di dunia property khususnya perhotelan, design & branding, sales & marketing.

Artotel Indonesia mempunyai 2 (dua) properti yang sudah beroperasi di tahun 2013, yaitu Artotel Surabaya yang dibuka pada tanggal 7 Juli 2012 dan Artotel Jakarta-Thamrin yang diresmikan pada tanggal 17 October 2013.

Untuk property berikutnya di project pipeline Artotel, akan dibuka Artotel Bandung (2015) dan Artotel Bali – Sanur (2015) dengan konsep yang berbeda tentunya sesuai dengan keunikan dari konsep Artotel itu sendiri.  

Artotel Jakarta-Thamrin Jl. Sunda No. 3 Jakarta 10350 p. +62 21 3192 5888 f.  +62 21 3192 5999 e. [email protected], web. artotelindonesia.com

Lunch Set Menu @ Pastahouse AWKitchen Jakarta

0

Masih di awal tahun 2015 Pastahouse AWkitchen menawarkan lunch set menu baru dengan harga yang terjangkau yaitu Rp.150.000++, pengunjung dapat menikmati menu pasta cocok untuk makan siang. Hadir di setiap hari kerja (Senin – Kamis) dari pukul 11.00 hingga pukul 14.00, ada 5 pilihan homemade pasta di dalam set menu tidak ketinggalan juga chef salad dengan pilihan minum ice tea atau hot tea.

Pilihan hidangan pasta tersebut adalah Fusilli pasta with sakura shrimp dan broccoli peperoncino, Trofie pasta with eggplant and cherry tomato in tomato sauce, Torenette pasta with shrimo and green bean in Genovese sauce, Gnocchi pasta with corn and watercress in cream sauce serta AWKitchen’s Calzone.  

Selain lunch set menu, Pastahouse AWKitchen juga menghadirkan lima signature cocktail, yaitu Picollo, Elderberry, Yukitobi, Cucumber Peach dan Meet and greet. Dengan harga yang juga terjangkau pilihan rasa cocktail dari AWkitchen sangat beragam dan penuh kejutan.  


Fusili Pasta with Sakura Shrimp & Broccoli Peperoncino.
Bagi Anda yang menyukai rasa baru dan unik bisa mencoba fusilli pasta with sakura shrimp and broccoli peperoncino. Sesuai namanya pasta ini memakai sakuura shrimp sebagai toppingnya dan dipadukan dengan broccoli, dengan rasa yang ringan dan unik cocok untuk menemani santap siang anda.

Trofie Pasta with Eggplant and Cherry Tomato in Tomato Sauce. Bagi Anda yang menyukai pasta dengan base tomato sauce cobalah trofie pasta with eggplant and cherry tomato in tomato sauce. Sesuai dengan namanya pasta ini menggunakan tomato sauce dipadukan dengan cherry tomato serta eggplant, tekstur pasta yang unik dan dimasak dengan sempurna serta detil pasta yang di buat satu persatu oleh chef menjadikan pasta ini memiliki rasa yang segar dan kuat.

Tornette Pasta with Shrimp and Green Bean in Genovese Sauce. Bagi Anda penggemar udang pilihan pasta yang satu ini cocok untuk anda. Menggunakan Torenette pasta dipadukan dengan udang serta green bean dan di tambah dengan Genovese sauce (classic basil pesto) menambah lezat hidangan yang satu ini.  

Gnocchi Pasta with Corn and Watercress in Cream Sauce. Hidangan pasta yang satu ini memiliki rasa yang creamy tetapi ringan untuk di nikmati. Di buat dari gnocchi pasta dipadukan dengan jagung serta watercress menjadikan pasta ini wajib untuk di coba.  

AWKitchen’s Calzone, selanjutnya adalah hidangan pilihan terakhir untuk set menu. Sesuai namanya calzone merupakan “pizza yang ditutup” walaupun merupakan masakan khas Itali, AWKitchen’s calzone tetap memiliki cita rasa jepang dengan cara menggunakan 3 jenis jamur dari jepang, selain creamy mushroom calzone juga berisikan beef pepperoni dan telur.  

Piccolo, adalah cocktail yang dibuat dari Bacardi rum, apple juice, apple syrup, dan fresh kiwi. Rasa cocktail yang ringan dan segar menjadikan piccolo sebagai cocktail cocok di minum bersama teman dan sebagai pendamping hidangan anda.

Elderberry. Ini adalah cocktailyang dibuat dari vodka, campari, strawberry, pomegranate, elder flower, serta cinnamon dan basil. Rasa cocktail yang cukup kuat langsung membuat peminumnya ‘terkejut’. Karena rasanya yang cukup strong membuat peminumnya bertualang di lautan rasa.  

Yukitobi, dari penampilannya saja cocktail ini sudah berbeda. Ada sebongkah bola es yang menarik perhatian sehingga menambah unik presentasi dari cocktail ini, di Jepang yukitobi artinya permainan salju. Kini bola salju itu disajikan bersama gin, peach liqueur, lychee syrup, serta fresh lemon. Ada dua cara meminumnya yaitu, pertama langsung di seruput dan cara kedua adalah dengan cara membuat lubang di bola es dan biarkan syrup lychee menyatu dengan bola es.  

Cucumber Peach. Minuman ini terbuat dari vodka, concombre syrup, peach syrup, fill up tonic water, dan lemon fresh. Dari penampilan saja cucumber peach sudah menarik untuk di minum, dengan penampilan dan rasa yang segar minuman ini cocok di minum sebagai penutup hari setelah lelah bekerja.  

Meet and Greet, cocktail ini disajikan di atas tray bersama potongan canapé. Cara meminumnya adalah teguk sedikit, lalu makanlah canapé-nya selagi mengunyah (jangan dihabiskan), teruskan meneguk minumannya lagi. Akan terasa bedanya dibandingkan dengan langsung menyeruput habis minuman yang diracik dari campuran jim beam, madu, oreagni powder, dan lime tanpa canapé.  


Tentang Akira Watanabe dan Pastahouse AWKitchen

Sesuai namanya — Pastahouse AWKitchen —, maka Akira mengandalkan beragam menu pasta. Menu cold pasta adalah hasil karya Akira yang sudah diakui lezat oleh pelanggannya. Kunci kesuksesan Akira adalah berhasil meamdukan authentic Italian cuisine dengan Japanese ingredients. Lalu namanya juga dipakai untuk mengukuhkan nama restorannya menjadi AW.  

Pastahouse AWkitchen pertama kali dibuka Maret 2004, di wilayah Nakameguro Tokyo. Kini Pastahouse AWKitchen juga ada di Chiba dan Yokohama, Jepang. Selain memiliki Pastahouse AWKitchen, Akira juga membuka restoran yang menyajikan Japanese Vegetarian shabu-shabu bernama Yasaittami dan pizzeria sole & luna yang hanya menjual pizza.

Selain itu juga ada restoran yang khusus menjual sandwich yaitu Panino Vino. Kini jumlah keseluruhan restoran milik Akira hamper mencapai angka 30. Namun ada perbedaan antara Pastahouse AWKitchen di Jepang dan di Indonesia, sebab Pastahouse AWKitchen Jakarta menawarkan pasta dan pizza sekaligus. Akira Watanabe lah yang mengiijinkan adanya pasta dan pizza di Pastahouse AWKitchen Jakarta, termasuk memilih menunya.

Food Blogger

0

SUATU ketika Sheraton Bali Kuta Resort memperkenalkan program, salah satunya Sunset Gatherings, yang memberikan pengalaman unik kepada tamunya untuk berkuliner ria sambil menikmati sunset di pantai Kuta yang dramatik. Yang  menarik, hotel yang tergabung dalam kelompok Starwood itu tidak hanya mengundang media, tapi juga food blogger dari Indonesia dan manca negara.  

Yang ingin dikatakan di sini, blogger, dalam hal ini yang menulis kuliner, mulai penting, bahkan sejajar dengan media. Nara sumber sudah mulai memperhitungkan kehadiran mereka, dalam membantu publikasi.  

Danti Yuliandari, Public Relations Manager Courtyard by Marriott Bali Nusa Dua, menyebut sudah menjadi agenda Marketing Initiative Marriott International pada 2015 mengundang blogger (travel ataupun food). “Kalau dipersentasekan, besarnya mencapai 70 persen,” ujar Danti. Ia mengungkapkan, Marriott sekarang lebih berfokus pada generasi millennial dan dunia digital. “Millennial generation lebih percaya rekomendasi atau review dari blogger, instead of advertisement atau traditional promotion lain,” ucapnya.  

Dalam acara The Tonight Show Starring Jimmy Fallon, stand-up comedian dari Amerika Serikat, Sebastian Maniscalco, melempar bit sarkastis tentang food blogging. “Who’s got the time to write an 18 page essay on asparagus they had last night,” ujarnya.  

Yup, food blogging memang merupakan kegiatan yang sedang digemari sehingga tidak mengejutkan jika Maniscalco membuat bit tersebut. Banyak pencinta makanan yang akhirnya mencoba menulis pengalaman mereka. Bukan hanya itu, mereka pun memotret makanan yang akan atau sedang dinikmati, sehingga tulisan yang diunggah menjadi lebih hidup.  

Latar belakang peminat food blogging ini bermacam-macam, mulai pelajar hingga pekerja kantoran. Mereka yang melakukan hal itu dikenal sebagai food blogger.  

Tapi kenapa para penulis ini memilih makanan sebagai topik utama? Bagi Soya Yanagawa, food blogging merupakan kegiatan pelepas penat dari rutinitas sebagai pegawai kantoran. “Work hard, play hard adalah ide cemerlang untuk menyeimbangkan kehidupan bekerja saya. Supaya tidak merasa tertekan dalam pekerjaan, ada baiknya kita melakukan hal-hal yang kita gemari. Makan dan bercerita adalah dua hal yang paling saya gemari, jadi kenapa tidak menggabungkan keduanya,” kata Soya, yang menumpahkan kecintaannya akan dunia kuliner di soyavsfood.com.  

Pria keturunan Jepang ini menjelaskan, ada sejumlah hal yang menjadikan makanan menarik ditulis, di antaranya, cerita di balik makanan, cerita sewaktu memakan makanan, detail tentang bahan makanan, serta pendapat, penilaian, atau masukan mengenai makanan tersebut.  

Adapun menurut Yenny Michael, pemilik https://yennyw.wordpress.com/, adanya tantangan dalam tulisan akan membuat orang tertarik mencoba makanan tersebut. Itulah yang membuat food blogging menjadi kegiatan yang menyenangkan dilakukan.  

 Search Engine Optimization

Teknologi digital yang semakin berkembang ternyata mendorong tumbuhnya food blogger. Soya Yanagawa mengungkapkan, sejak dulu cara paling tepat mempromosikan makanan atau restoran adalah dari mulut ke mulut. Nah, menurut dia, saat ini kegiatan itu sudah didukung era digital, yang memungkinkan informasi bergerak dengan cepat. “Untunglah, kita bisa menikmati masa, ketika sarana dan media yang ada hadir dengan lebih banyak variasi serta cakupan yang luas,” katanya.  

Tak dimungkiri blog merupakan media yang efektif untuk berpromosi, yang ditambah hadirnya media sosial yang akan membantu meningkatkan lalu lintas kunjungan ke blog. 

“Biasanya, jika blogger selesai menulis review, otomatis kita akan memasangnya di media sosial juga. Jangan kaget bila melihat jumlah pengikut beberapa penulis blog makanan sudah melebihi selebriti,” Soya menjelaskan.  

Alhasil, food blogger di Indonesia tidak kalah dibanding yang berasal dari luar negeri. Hal ini diukur dari impression dan engagement yang dihasilkan oleh blog content ataupun media sosial milik bloggeritu.  

Karena itu, food blogging bisa dibilang cukup efektif dan efisien untuk mempromosikan produk. Pada era digital ini, food blogging sangat membantu optimalisasi di media pencari seperti Google. Semakin banyak yang menulis review sebuah produk, semakin bergaung juga produk yang ditawarkan. Walhasil, orang akan mudah mencari informasinya di mesin pencari.  

Hal itu lebih dikenal dengan search engine optimization. Mengingat kini kehidupan manusia sudah memasuki era digital, kegiatan food blogging bisa jadi akan berlangsung lama.

Sumber: MALE Zone – Witanto Prasetyo, MALE 129

Teknologi Masa Depan

0

Impian manusia tentang masa depan yang maju dan canggih memang menakjubkan. Mimpi tentang kecanggihan teknologi pada masa mendatang selama ini hanya bisa dilihat dalam film fiksi ilmiah. Bermula dari mimpi seperti itulah kemudian keajaiban itu terwujud dalam kehidupan nyata. Bayangkan apa jadinya jika nanti kehidupan manusia banyak berinteraksi dengan robot. Seperti diperlihatkan dalam film I, Robot dan artificial intelligence, kehidupan sehari-hari manusia banyak bergantung pada robot canggih.   

Kapan hal itu dapat terwujud? Bisa jadi tidak dalam waktu dekat. Sebab, beberapa robot seperti itu masih berbentuk ekshibisi. Robot-robot itu masih perlu dikembangkan menjadi lebih baik, tapi tak berarti tidak mungkin.   

Ketergantungan manusia terhadap mesin sudah mulai terlihat. Nantinya bisa saja terjadi, jika telah siap dalam hal teknologi, robot dapat membantu dan menemani manusia. Dilansir dari Dailymail.co.uk, Steve Wozniak, tokoh penting di belakang berdirinya Apple, menyatakan kehidupan dan kegiatan manusia kelak bisa dilakukan oleh robot. Teknologi yang ada saat ini memungkinkan dominasi robot terjadi pada masa mendatang.   

Dukungan kecerdasan buatan yang semakin baik saat ini memungkinkan robot dapat melakukan berbagai kegiatan tanpa bantuan operasionalisasi manusia. Walau tidak sesempurna robot C-3PO dalam film Star Wars, kehadiran robot yang masih dalam tahap uji coba memperlihatkan potensi besar dalam kinerjanya. Demikian pula dalam hal jasa dan layanan, yang sudah banyak diperlihatkan oleh industri pembuat robot.   

Dalam kenyataannya, kehadiran robot di sektor industri, seperti otomotif, telah dirasakan. Jadi tinggal menunggu waktu interaksi manusia dan robot terwujud. Contohnya, Robobear, robot buatan Jepang yang ditampilkan dalam wujud beruang. Robot itu dapat membantu mengangkat manusia dari kursi roda ke tempat tidur.   

Bahkan, untuk pelayanan dan interaksi lain, juga sudah diperlihatkan robot yang bisa mengisi posisi atau profesi tertentu, seperti resepsionis dan pelayan restoran. Perusahaan besar, seperti Amazon dan Facebook, pun sudah menjajal pemanfaatan teknologi tersebut untuk meningkatkan layanan mereka.   

Amazon mencobanya untuk layanan pengiriman barang. Adapun Facebook, seperti dilansir dari Telegraph.co.uk, melakukan kerja sama dalam penggunaan teknologi drone dengan Titan Aerospace. Kerja sama dilakukan untuk menjangkau wilayah yang belum dijamah Internet.   

Walau saat ini kehadirannya masih terbatas, Wozniak menganggap fungsi robot dan komputer menggantikan manusia dapat menjadi kenyataan. Tentunya patut diperhitungkan sisi negatifnya, apakah pemanfaatan teknologi itu tidak membahayakan eksistensi manusia. Jika aplikasinya salah, bisa terjadi ketergantungan melebihi kebutuhan manusia itu sendiri.   

Paling tidak, yang harus diperhitungkan lapangan pekerjaan bagi manusia yang akan hilang karena digantikan robot dengan kecerdasan buatan. Hal ini dipertegas oleh Stephen Hawking, ahli fisika, yang menyatakan robot dengan kecerdasan buatan itu memang akan membantu manusia. Namun, di sisi lain, hal tersebut dapat mengantar manusia ke arah masa depan yang kelam. Awesome, yet scary, right? 

Sumber: MALE 128, Insertion

Vodka

0

Kalau Anda termasuk clubber, tentu tidak asing degan Vodka. Minuman beralkhol sangat populer, baik diminum sendiri atau pun sebagai campuran cocktail.   

Tidak ada sejarah yang pasti mengenai asal-usul vodka. Kebanyakan sumber menyebut asalnya dari Polandia dan Rusia. “History of Vodka”, yang dimuat di laman Vodkafacts.net, mengungkapkan bahwa pada abad ke-8 hingga ke-9 para ilmuwan Persia mulai berinovasi dengan mengembangkan teknik baru yang telah dipelajari dari orang Mesir. Untuk pertama kali mereka dapat menghasilkan proses distilasi yang stabil dalam sebuah wadah logam. Namun, hingga beberapa abad kemudian, ilmuwan Persia menggunakan teknik distilasi tersebut tidak untuk membuat minuman beralkohol, tapi buat memproduksi parfum.   

Soal dari mana vodka berasal, Rusia dan Polandia saling mengklaim. Sulit menentukan negara mana yang paling berhak, karena bukti peninggalan sejarah pun sangat minim. Polandia dan Rusia sudah lama saling mengklaim. Baik Polandia maupun Rusia sudah mempunyai ribuan brand vodka, sedangkan di Indonesia sudah ada 30 lebih merek yang masuk.   

Sumber lain mencatat vodka diproduksi pertama kali pada abad ke-9 di Rusia, dan tempat distilasi pertama, seperti disebut dalam surat kabar Rusia, Vyatka Chronicle, sekitar dua abad kemudian, yaitu pada 1174. Polandia juga mengklaim vodka sudah dibuat di Polandia sejak abad ke-8, walau kemudian pendapat itu dipatahkan oleh sejarawan yang sepakat pada masa itu Polandia hanya memproduksi brendi mentah yang disuling dari wine.   

Kata vodka diyakini berasal dari bahasa Slavia, voda, yang berarti air. Sementara itu, dalam bahasa Polandia disebut wodka. Di Republik Cek, vodka dianggap water of life mereka. Vodka dianggap sudah menjadi air kehidupan bagi mereka. Tapi, baik Rusia, Polandia, maupun Cek, sama-sama menganggap vodka sebagai water of life mereka. “Sebab, dengan minuman itulah mereka dapat menghangatkan tubuh dari dinginnya suhu yang sangat menusuk di negara mereka,” ujar seorang mixologist yang diwancara MALE.   

Sumber lain mengatakan, kata vodka tercatat pertama kali pada 1405 di Akta Grodzkie, sebuah dokumen pengadilan di Polandia. Pada saat itu, vodka mengacu pada produk senyawa kimia, seperti obat-obatan dan pembersih kosmetik. Kata vodka juga muncul dalam Cyrillic pada 1533, yang berkaitan dengan minuman obat yang dibawa dari Polandia ke Rusia oleh pedagang dari Rus Kiev—negara yang wilayahnya mencakup Ukraina, Belarus, dan bagian tengah Rusia.   

Ekspansi Vodka 

Vodka tak hanya beredar di kawasan timur Eropa. Spirits ini pun berekspansi. Produksi vodka dalam skala besar berawal di Krakow, Polandia, pada akhir abad ke-16, yang diekspor ke Silesia sebelum 1550. Warga Kota Silesia juga membeli vodka dari Poznan, sebuah kota di Polandia. Masa-masa berikutnya, pada abad ke-17 dan ke-18, vodka Polandia sudah dikenal di Belanda, Denmark, Inggris, Rusia, Jerman, Austria, Hungaria, Rumania, Ukraina, serta Bulgaria. Saat ini vodka yang populer di Polandia adalah Belvedere.   

Sementara itu, keberadaannya di Rusia, menurut legenda, berawal pada 1430. Ketika itu biarawan bernama Isidorus dari biara Chudov, di Moscow Kremlin, membuat resep vodka Rusia terlebih dulu. Karena memiliki pengetahuan dan perangkat khusus distilasi, ia pun menjadi pencipta minuman beralkohol yang baru dan lebih berkualitas. Saat ini vodka dari Rusia yang terkenal, di antaranya, Russian Standard, Smirnoff, dan Stolichnaya.   

Selain itu, Swedia memproduksi vodka yang terkenal dengan merek Absolut Vodka. Lars Olsson Smith, produsen spirits, sekaligus politikus Swedia, adalah orang yang memulai memproduksi vodka Absolut Rent Brannvin, yang kemudian berganti nama menjadi Absolut Vodka.

Karena dominasinya dalam produksi spirits di Swedia, ia juga dijuluki The King of Spirits. Swedia telah memproduksi vodka sejak akhir abad ke-15. Meskipun sampai abad ke-17 total produksinya masih kecil, pada awal abad ke-18 produksi diperluas. Bahan baku kentang mulai digunakan pada akhir abad ke-18.