Wine Pairing

Tapi,  yang pasti jenis pepesan tidak bisa masuk dengan semua karakter wine. Lantas, apa sebenarnya kunci wine pairing ini? Antara logika dan dipaksakan. Contohnya, apakah kalau makan fine dining sebanyak lima masakan utama juga harus memesan lima jenis botol wine yang berbeda? “Yang ada ya sang chef menyajikan wine and food pairing. Jadi, hanya satu wine untuk semua masakan,” tutup William. (Sri Noviarni)

Seputar Indonesia, 24 Januari 2012

Previous article
Next article

Related Stories

spot_img

Discover

Dinner at 100: Akira Back Is Back in Jakarta

Ada banyak cara menikmati Jakarta. Namun, jika Anda sudah sampai di lantai 100, turun...

Melampau Birunya Laut, Menyusuri Pesona Manado

Di Likupang, laut, lanskap vulkanik, dan warisan Minahasa bertemu dalam sebuah pengalaman perjalanan baru Pagi...

Mooncake, Elevated

JW Marriott Hotel Jakarta Membawa Tradisi Mid-Autumn ke Level Berikutnya Tujuh koleksi mooncake, dari klasik...

Liburan ke Bali Makin Beruntung dengan Nakula Rewards

Pesan vila langsung, dapatkan lebih banyak keuntungan hingga 15 persen. Plus, ada sarapan, airport...

Riserva: Steak, Ritual, dan Seni Menikmati Malam di Ubud

Fine dining steakhouse terbaru di Ubud ini tidak sekadar menyajikan daging premium. Riserva merancang...

The City Bites

Saat Semangat New York Menemukan Panggungnya di Jakarta Comfort food, cocktail playful, dan cita rasa...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here