Janu Residences, Dubai: Ketika Gaya Hidup Naik Level

Hotel 150 kamar menempati lantai 6 hingga 16. Di atasnya, 57 branded residences—dua hingga lima kamar tidur—mengisi level paling panoramik. Di puncaknya: satu penthouse yang lebih mirip private club pribadi dengan akses langsung ke semua fasilitas hotel.

Pemandangannya? Menghadap ke Zabeel Palace Gardens dengan latar belakang Burj Khalifa dan skyline DIFC yang terus berubah. Singkatnya: Anda tinggal di pusat denyut kota, tapi dengan kontrol penuh atas ritmenya.

Kopi 4.0: Ketika Bisnis, Budaya, dan Gaya Hidup Berkolaborasi

Bukan Cuma Tempat Tinggal. Ini Ekosistem.

Janu Dubai menghadirkan yang pertama secara global: Janu Club. Klub privat berbasis undangan yang dirancang sebagai ruang pertemuan sosial—lengkap dengan lounge, cigar room, dan mixology bar. Tempat di mana meeting bisa berubah jadi makan malam, dan makan malam bisa berubah jadi ide bisnis berikutnya.

Wellness di sini bukan cuma spa dan treadmill. Konsepnya aktif, kolektif, dan menyeluruh. Ada pusat kebugaran skala besar, ruang sosial untuk residents, restoran destinasi, hingga infinity pool eksklusif di lantai 34—yang seluruhnya didedikasikan untuk komunitas pemilik unit.

Privasi tetap prioritas. Entrance lobby terpisah, lift privat langsung ke unit, dan layanan 24 jam. Bahkan tersedia Janu Private Office yang membantu mengatur perjalanan, event bespoke, hingga pengalaman Aman dan Janu di berbagai belahan dunia.

Jadi ini bukan sekadar beli apartemen. Ini masuk ke jaringan.

Wine Not? Gaya Hidup di Balik Segelas Wine

Siapa di Balik Layar?

Proyek ini dikembangkan oleh H&H Development, developer Dubai yang dikenal selektif dan presisi dalam menggandeng brand global. Sejak 2007, H&H membangun reputasi lewat proyek-proyek yang tidak banyak, tapi berdampak.

Sementara itu, Aman sendiri memulai perjalanannya pada 1988 lewat Amanpuri di Phuket. Kini mereka memiliki 35 properti di 20 destinasi, plus lini skincare, fragrance, fashion, hingga interior. Janu adalah evolusi—atau mungkin ekspansi jiwa—dari filosofi tersebut.

Shaken, Not Stirred: The Martini Manifesto

Related Stories

spot_img

Discover

Dinner at 100: Akira Back Is Back in Jakarta

Ada banyak cara menikmati Jakarta. Namun, jika Anda sudah sampai di lantai 100, turun...

Melampau Birunya Laut, Menyusuri Pesona Manado

Di Likupang, laut, lanskap vulkanik, dan warisan Minahasa bertemu dalam sebuah pengalaman perjalanan baru Pagi...

Mooncake, Elevated

JW Marriott Hotel Jakarta Membawa Tradisi Mid-Autumn ke Level Berikutnya Tujuh koleksi mooncake, dari klasik...

Liburan ke Bali Makin Beruntung dengan Nakula Rewards

Pesan vila langsung, dapatkan lebih banyak keuntungan hingga 15 persen. Plus, ada sarapan, airport...

Riserva: Steak, Ritual, dan Seni Menikmati Malam di Ubud

Fine dining steakhouse terbaru di Ubud ini tidak sekadar menyajikan daging premium. Riserva merancang...

The City Bites

Saat Semangat New York Menemukan Panggungnya di Jakarta Comfort food, cocktail playful, dan cita rasa...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here