Home Blog Page 67

JOBB The WORX® Smart Pants

0

JOBB menghadirkan inovasi celana pintar yang nyaman dan bergaya untuk para pria pekerja aktif

Hampir sepertiga waktu dalam sehari, bahkan tidak jarang lebih dari itu, kita habiskan untuk bekerja. Kebutuhan akan pakaian bekerja yang nyaman untuk mendukung kesibukan kegiatan sehari-hari pun menjadi suatu keniscayaan. Tepat di sinilah JOBB, label pakaian formal dan kerja pria, menghadirkan celana yang didedikasikan untuk para pria pekerja aktif.  

Berlokasi di Atrium East Mall Grand Indonesia, JOBB menjadi pionir di Indonesia dalam berinovasi melahirkan celana pintar untuk pria pekerja, melalui peluncuran koleksi terbarunya: JOBB The WORX® Smart Pants, Rabu (28/1). Didesain dengan empat keunggulan utama, yakni, Dry, Flex, Care-Free, dan Safe, The WORX® Smart Pants ini adalah tipe celana formal untuk bisa digunakan dalam keseharian, bagi para pria pekerja kantoran maupun mereka yang aktif di lapangan.  

The WORX® Smart Pants mengetengahkan jargon “Feel The Thrill and Experience the Freedom” yang menggambarkan pengalaman menyenangkan dan keleluasaan kala memakai celana tersebut. Dimulai dengan faktor Dry, The WORX® Smart Pants dirancang sebagai celana yang tahan segala cuaca, dengan kemampuan tahan cipratan air (Water Repellent). Jadi, tidak perlu lagi takut akan cipratan air hujan di kala musim penghujan, sebab terdapat proses Water Repellent Treatment yang melapisi bahan celana, di mana memungkinkan air untuk tidak menempel.  

Kemudian faktor Flex, di mana The WORX® Smart Pants mendukung aneka mobilitas tubuh untuk senantiasa bergerak fleksibel dalam kenyamanan. Terbuat dari paduan material comfort stretch, synthetic fiber 100% dan poly cotton (synthetic fiber 65% dan cotton 35%) dengan finishing mechanical stretch yang lembut dan fleksibel, The WORX® Smart Pants didesain untuk secara lentur mengikuti tubuh dan kaki yang bergerak bebas dan aktif.  

Mobile First

0

Internet bakal hilang! Pernyataan mengejutkan itu datang Executive Chairman Google, Eric Schmidt di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, pekan lalu. Ia menjawab awak media yang menanyakan masa depan situs-situs internet.  

Namun, pernyataan tersebut memang patut dicermati. Yang dimaksud adalah, internet kelak bukan lagi sesuatu yang luar biasa, karena  manusia dan Internet akan menjadi kesatuan yang tak terpisahkan. Manusia akan hidup dengan alat serba otomatis dan dinamis, sebagai implementasi atas konsep internet of things. Perkembangan tersebut telah dimulai dengan maraknya produksi wearable gadget dan perangkat pendukung smarthome.  

Lebih jauh lagi, dunia berada di genggaman tangan sudah bukan fantasi lagi. Semua terkoneksi melalui jari-jemari. Segala hal sudah mulai bisa dikerjakan hanya dengan menggunakan ponsel, mulai mengirim uang melalui rekening bank, memesan tiket pesawat, hingga memesan taksi, bahkan menjadikannya remote control televisi.  

Mobile first, itu pula salah satu topik yang mengemuka dalam Rapat Kerja Trans Media (yang terdiri dari Trans TV, Trans 7, detikcom, TransVision, dan CNN Indonesia) di Trans Resort Bali, 1-3 Februari 2015.  

Dulu, ketika pertama kali internet dikenal, kecanggihan teknologi ini bisa dirasakan melalui perangkat komputer yang besar. Seiring dengan berjalannya waktu, personal computer mengalami evolusi, sehingga bentuknya menjadi semakin tipis dan mungil. Lalu kesibukan pelaku industri menuntut adanya alat yang bisa membantu menyelesaikan semua pekerjaannya, tentunya sembari beraktivitas, atau kini dikenal dengan perangkat mobile.  

Pergerakan itu belum berhenti, malah semakin merangsek ke depan. Kebutuhan akan device yang dapat memenuhi keinginan pelaku industri semakin mendesak, tentu dengan tuntutan ukuran yang tak menghalangi penggunanya bergerak. 

Kecanggihan alat komunikasi menjadi syarat yang tak terbantahkan. Sementara sebelumnya ponsel hanya digunakan untuk berkirim pesan dan suara, kini harus bisa dipakai memenuhi keperluan penggunanya.  

Perkembangan fungsi mobile device ini telah dirasakan oleh penyedia jasa game dan media sosial, seperti Zynga serta Facebook. Dalam tulisan Jay Jamison bertajuk “Web 3.0: The Mobile Era” Agustus 2012, di Techcrunch.com, dinyatakan Zynga mengalami penurunan dalam public market-nya.

Masih berdasarkan tulisan tersebut, Richard Greenfield, Financial Analyst BTIG, mengatakan, “Right now, everything is going wrong for Zynga. In a rapidly changing Internet landscape that is moving to mobile, it’s very hard to have confidence these issues are temporary.”  

Begitu juga dengan Facebook, yang memiliki hubungan kerja dengan Zynga. Melambatnya angka pertumbuhan penggunanya tentu menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Bukan hanya itu, melalui pengukuran daily active users dan monthly active users, kala itu diketahui jumlah pemakai media sosial milik Mark Zuckerberg tersebut menunjukkan angka yang sama.  

Dalam pemetaannya, Jamison membagi perkembangan teknologi menjadi tiga era, yaitu Web 1.0, Web 2.0, dan Web 3.0, yang tengah terjadi sekarang ini. Web 1.0 adalah masa ketika konektivitas Internet mengandalkan jaringan pada raksasa seperti AOL, Yahoo, dan Google, yang menguasai masa ini. Kemudian tiba masa Web 2.0, dengan kondisi kebutuhan Internet menjadi bagian dari kehidupan sosial.  

Media sosial pun mulai tumbuh bak cendawan pada musim hujan. Mulai Friendster, Facebook, Twitter, hingga Zynga bermunculan pada era ini. Saat memasuki era Web 3.0, segala sesuatu bergerak dengan real-time. Hal ini dapat dilihat pada koneksi ketika melakukan panggilan video, gambar yang dihadirkan tak putus-putus dan tidak freeze lagi.

Namun tidak berhenti di situ, konon, kini sedang dikembangkan teknologi gadget bernama supercomputer, yang dapat memenuhi semua kebutuhan akan koneksi mobile yang diminta.  

The future is already here, it’s just not evenly distributed,” kata William Gibson, penulis novel asal Amerika Serikat.

Sumber: MALE Zone by Wit Prasetyo, MALE 119

Digital Publishing

0

Evolusi industri penerbitan tengah berlangsung di dunia, dan digitalisasi media memang tak terelakkan. Beberapa penerbit sudah beralih ke digital, beberapa yang lain mungkin baru memulainya. Di Indonesia nyaris semua majalah cetak mempunyai versi digitalnya, meski masih banyak yang belum interaktif, sesuai dengan platform-nya.  

Memang, tidak semua penerbit bisa segera move on, pindah dari cetak ke digital. Apalagi tidak ada jaminan bahwa di platform yang baru mampu memboyong serta para pengiklan. Ini memang problem besar di kalangan penerbit yang sudah merasa nyaman dengan platform lama yang bertaburan iklan. Padahal, kenyamanan tersebut adalah semu, yang tidak berdaya melawan perubahan zaman.  

Tidak hanya itu, pergeseran akibat teknologi mobile lebih cepat dari yang diperkirakan. Bahkan ponsel, tablet, mobile application, dan mobile lifestyle, telah diterima menjadi norma baru generasi kiwari. Teknologi digital terus berkembang dan berdampak bagi kehidupan manusia. Salah satunya pada industri penerbitan digital. Media-media informasi yang pada era sebelumnya didominasi oleh platformcetak, sekarang mulai beralih di digital.  

Yup, surat kabar dan majalah cetak mempunyai pembaca setia, sedangkan televisi adalah media tradisional yang masih memiliki audiens yang sangat besar, apalagi di Indonesia. Tapi yang tidak boleh dilupakan, semua publisher harus mempunyai persiapan untuk menuju ke era digital, kalau tidak ingin hanya menjadi kenangan kelak.

Digital publishing (juga disebut sebagai e-Publishing atau penerbitan elektronik) memang masih tergolong baru. Di platform baru ini, produk tidak lagi statis, banyak fitur-fitur yang tidak bisa disediakan oleh media cetak. Mulai dari audio, video, hyperlink, slideshow, animation, motion graphic, hingga customize gallery, semua bisa diaplikasikan ke dalam media digital. Khusus di majalah MALE, Anda sudah bisa lihat halaman interaktifnya di rubrik-rubrik utama, seperti Insight, Lights On, Movie, Travel, Wheel, Accent, Face to Face, dan lain-lain.  

Sementara pengiklan pun, selain diuntungkan dengan fitur-fitur interaktif tersebut, juga bisa mengukur efektivitas iklannya secara tepat.  

Pemilik lisensi Adobe Digital Publishing Suite (Adobe DPS) bisa melacak jumlah download majalah, jumlah viewer (pembaca) dan klik halaman iklan yang dipasang. Yang menarik, semua bisa tercatat, bahkan ketika pembaca mengakses konten dalam keadaan offline.  

Dengan teknologi, semua yang tak mungkin kelak bisa menjadi mungkin. MALE tentu selalu ikut dengan perkembangan zaman, tidak hanya  konten, foto, visual, tapi juga perkembangan teknologinya. (Burhan Abe)  

Sumber: MALE 118

Tren Iklan Digital

0

Bicara tentang digitalisasi memang tidak pernah basi. Di sektor media, misalnya, digitalisasi adalah sebuah keniscayaan. Apalagi, terbukti bahwa industri media cetak sudah masuk sebagai kategori sunset industry. Menutup tahun 2014, banyak media cetak yang menghentikan penerbitannya, tak terkecuali Indonesia.  

Memang, perpindahan pembaca yang luar biasa dari cetak ke digital, tidak serta merta diikuti perpindahan iklan, karena masih ada kendala secara teknis, dan terutama mindset para pemegang kuasa penempatan iklan yang masih merasa comfort dengan dunia cetak. Artinya, ada masa transisi antara dunia cetak dan digital.  

Tapi yang menarik, dengan segala kekurangannya, Indonesia dengan jumlah penduduk yang besar, adalah pasar digital yang diperhitungkan semua kalangan. Kalau tidak mana mungkin platform digital sekelas Google, Yahoo, Facebook, dan belakangan Twitter, tertarik menggarap pasar Indonesia.  

Menurut eMarketer, Indonesia bakal memimpin pertumbuhan iklan digital di kawasan Asia Pasifik. Situs itu memperkirakan bahwa belanja iklan digital di kawasan tersebut tumbuh 18,3% tahun 2014. Hal yang mengejutkan adalah Indonesia akan memimpin pertumbuhan dengan angka 75%. Menurut eMarketer, Indonesia bakal memimpin pertumbuhan iklan digital di kawasan Asia Pasifik. Situs itu memperkirakan bahwa belanja iklan digital di kawasan tersebut tumbuh 18,3% tahun 2014.

Hal yang mengejutkan adalah Indonesia akan memimpin pertumbuhan dengan angka 75%.   Memang, pertumbuhan pendapatan iklan digital di Indonesia tersebut, masih di kisaran single digit untuk periode 2013 – 2018. Redwing Asia menyebutkan, pada 2013 pendapatan iklan digital di Indonesia mencapai U$ 300 juta atau tumbuh 3,1%.

Pada 2014 omzet iklan digital diperkirakan bisa mencapai US$ 500 juta atau naik 5,1%. Dalam tiga tahun berikutnya berturut-turut diperkirakan akan membesar menjadi US$ 800 juta (2015), US$ 1,2 miliar (2016), dan 1,6 miliar (2017), atau tumbuh 8,8%.

Sedikit berbeda, ZenithOptimedia dan Magna Global meramalkan, tahun 2015 porsi iklan digital di Indonesia akan mencapai US$ 950 juta (sekitar Rp 12 triliun). Nilai tersebut, yang mengambil porsi 7,3% dari total belanja iklan, masih belum menembus angka psikologis US$ 1 miliar, meski terjadi peningkatan 80% ketimbang tahun sebelumnya.

Asal tahu saja, saat ini kue iklan terbesar di Indonesia masih didominasi media televisi yang mencapai lebih dari 60%. Ada pun perkiraan total belanja iklan di semua lini di Indonesia hingga tahun 2017 tumbuh 15-17% per tahun.

Yang jelas, cepat atau lambat, iklan digital tumbuh secara positif, bahkan eMarketer memperkirakan, kalau tahun 2015 porsinya cuma 7,3%, maka tahun 2018 bisa mencapai 20% dari total belanja iklan. Membesarnya pasar iklan digital tersebut didorong oleh munculnya kelas menengah baru, persaingan antarmerek, dan maraknya pemakaian teknologi baru dalam industri telekomunikasi seluler. (Burhan Abe)

Sumber: Editor’s Note – MALE 117

Signora Pasta, Restoran Otentik ala Italia @ The Breeze BSD City

0
  • Signora Pasta adalah restoran berkonsep authentic and affordable Italian food
  • Signora Pasta menyajikan menu makanan rumahan khas Italia di lokasi yang nyaman dan homey
  • Signora Pasta memanjakan para pengunjung The Breeze BSD City dengan harga terjangkau, yakni range harga dari Rp 15 – 99 ribu
  • Signora Pasta di The Breeze BSD City memiliki 2 lantai dan dapat menampung 100 orang pengunjung

The Breeze BSD City, Lifestyle Center pertama di Indonesia yang terintegrasi dengan danau dan pemandangan alami sungai Cisadane mempersembahkan tenant terbaru yaitu Signora Pasta, restoran yang berkonsep authentic and affordable Italian food. Restoran ini resmi dibuka di The Breeze BSD City pada 15 Desember 2014 dan siap untuk memberikan kenikmatan cita rasa makanan rumahan khas Italia di lokasi yang nyaman dan homey dengan harga yang terjangkau bagi para pengunjung.    

Signora Pasta menjadikan tenant-tenant yang terdapat di The Breeze BSD City lebih bervariasi dan spesial karena menyajikan makanan khas Italia yang tentunya jarang dijumpai di tempat umum. Sebagai bagian dari program promo opening, Signora Pasta menyediakan free complementary garlic bread.  

Panji Himawan, Head of Corporate Communication Sinar Mas Land, menungkapkan, ”Signora Pasta adalah restoran Italia dengan kualifikasi terbaik untuk memberikan sensasi dan variasi cita rasa baru bagi para pengunjung The Breeze BSD City. Target market dari restoran ini adalah para pengunjung dari segala usia serta keluarga. Bagi masyarakat yang ingin mencicipi hidangan ala negeri spaghetti sembari menikmati quality time bersama keluarga di lokasi tak terlupakan, maka Signora Pasta di The Breeze BSD City adalah pilihan paling tepat!”

Konsep & Desain Interior Signora Pasta

Signora Pasta berkonsep authentic and affordable Italian food karena menyajikan beragam menu khas Italia dengan kelezatan yang tak terlupakan, serta bisa dinikmati oleh masyarakat dari beragam usia.

Lebih istimewanya adalah harga menu yang terjangkau untuk semua kalangan, karena dengan range harga dari 15 ribu rupiah hingga 99 ribu rupiah, masyarakat dapat menikmati menu spesial seperti bruschetta dan salad tuna untuk appetizer, lalu ada Fettuccine Alla Panna yaitu pasta fettuccine krim dengan jamur dan smoked beef ditabur keju parmigiano untuk pasta, serta untuk pizza tersedia menu Pizza Ai Quatro Formaggi dan Signora Pizza di mana konsumen dapat mix 2 varian rasa.

“Dengan interior yang homey dan berbentuk casual family resto yang memiliki 2 lantai dan dapat menampung 100 orang, Signora Pasta diharapkan mampu menjadi salah satu resto unggulan favorit bagi para pengunjung The Breeze BSD City. Tak hanya itu, Signora Pasta juga menyediakan layanan service delivery khusus area BSD dan sekitarnya untuk memanjakan para pelanggannya di rumah,” papar Panji Himawan.

BSD City terletak 25 km dari barat daya Jakarta, yang dapat diakses melalui jalan tol dan jalur kereta api. Ini merupakan kelebihan yang dimiliki oleh BSD City. Saat ini, BSD City telah mengembangkan Tahap I seluas 1.500 ha dan sedang membangun Tahap II seluas 2.000 ha hingga 2020. Sedangkan untuk Tahap III BSDE telah menyiapkan lahan seluas 2.450 ha.

Kinerja BSDE pun terus tumbuh menyakinkan, pada triwulan III-2012 laba bersih BSDE tercatat Rp 901,58 miliar. Perolehan ini setara pertumbuhan 31,25% dibandingkan laba bersih pada periode yang sama tahun 2011 sebesar Rp 686,90 miliar.

Lobo’s Favorite Under 300 Calories!

0

Happy New Year 2015. Let us begin this year with healthy living and eat-well resolution! As trend of healthy lifestyle is currently popular among city’s urban population, the creative culinary team of Lobo Restaurant offers delicious series of high-nutrition and low calories menu options. It is another way of fine dining experience with better feeling after the indulgence, yet still consume great amount of nutrition. Led by Chef de Cuisine Jordi Bernus, enjoy the special low calories recipe from the kitchen, Lobo’s Favorite Under 300 Calories! for month of January.  

The series of low calories menu are ready to tantalize guest’s buds, while it recovers from the guilty feeling after the overindulgence during year-end holiday. By having the information amount of calories in each menu, guest would be able to monitor the calories intake and happily enjoy the delicious meals.  

The menu starts with Rocket salad with Japanese tomato and eggplant or Stuffed hard boil egg with guacamole, mesclun salad lemon dressing. For the entrée, have a tasty Vegetable wok with tofu, Butternut pumpkin soup or fresh Tomato, mozzarella, fresh basil and olive oil.

For heavier filling, choose from Fresh fettuccine with arrabiatta and parmesan, Grilled chicken breast and asparagus, or Steam garoupa with coriander and lemongrass and Soba noodle with tuna for Asian taste.

The guilt-free dessert of Yogurt foam with pineapple, honey and kaffir lime or our home made raspberry sorbet, will remark a sweet ending of your dining. Choose any dish that you prefer from starters, entrée, main course and dessert, and still successfully consume around of 600 calories per dining. The special low-calories menu price start from Rp95,000++ per dish.  

Setting a new standard of luxury in the Indonesian capital city, The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan is situated in an open area affording beautiful views. Sleek sophistication outside provides a way to warm elegance inside, where each guest room and suite offer an oasis of pampering and prestige. Accommodations are one of Jakarta’s most spacious. The baths feature floor-to-ceiling windows overlooking the city. Luxury amenities such as fine linens, designer bath essentials and a 55-inch LED screen television enhance each stay.

For dining options, guests can choose from: Asia, featuring Jakarta’s largest Island Buffet Restaurant, Lobo, Jakarta’s contemporary restaurant, where finest USDA prime beef steak are prepared in a spectacular display of modern interior design for bar, lounge and dining destination and TEMPUS, a hot spot hosting two different zones of Avanti for cozy lounge with compelling dance floor and JADE for elegant and spacious karaoke.  

For further information, please contact at (021) 25518380/8321

Colonial Cuisine & Molecular: Rasa yang Tak Biasa

0

Walaupun kebanyakan makanannya bergaya Prancis, pengunjung akan menemukan juga beragam ingredients Indonesia.

Bagi pecinta kuliner yang menyenangi petualangan rasa dan keunikan makanan, bisa mencoba mendatangi Colonial Cuisine & Molecular. Restoran yang terletak di Lippo Kemang Village ini mengusung konsep masakan Prancis casual fine dining. Di sini pengunjung dapat menikmati hidangan lezat bersama keluarga maupun kerabat dalam suasana hangat dan menyenangkan.  

Interior tempat ini dibuat mengikuti tahun 1930 saat terjadi era kolonialisme di Eropa yang memberikan kesan klasik. Area restoran dibagi menjadi tiga bagian, yaitu indoor, outdoor, dan bar. Di bagian indoor terdapat satu dinding dipenuhi sketsa yang menggambarkan suasana tahun tersebut.          

“Dari segi makanannya sendiri, kami telah mengganti menu tahun lalu. Saat pertama dibuka ada sajian ala Asia, Prancis, dan Amerika. Namun, sejak 26 September tahun lalu, kami mengubah kebanyakan menu ke masakan Prancis,” jelas Yugie Kartaatmaja, marketing & manager Colonial Cuisine & Molecular.  

PRANCIS MIX LOKAL

Apakah keunikan restoran ini? Konsep Colonial Cuisine & Molecular,  sesuai namanya adalah menikmati makanan dengan gaya molecular gastronomy. Yaitu, eksplorasi gastronomi yang mempelajari transformasi fisiokimiawi dari bahan pangan selama proses memasak, hingga menghasilkan sesuatu yang berbeda. Intinya, ragam hidangan di sini merupakan perpaduan keahlian memasak molecular gastronomy dan science.            

Selain mengusung gaya molecular, olahan masakan di sini terhitung unik. Walaupun, kebanyakan makanannya bergaya Prancis, pengunjung akan menemukan beragam ingredients Indonesia. “Inilah yang saya namakan deconstructed food, cara mengolah makanan dengan mengutamakan semua bahan yang ada. Jangan heran, di kicthen saya juga ada tempe, kecombrang, keluwek, asam jawa, buah buni, jamblang, dan lainnya. Saya ingin membawa masakan Indonesia lebih dikenal luas,” jelas Zulkarnaini Dahlan, executive chef Colonial Cuisine & Molecular.   

“Kami membutuhkan waktu lama untuk mempersiapkan masakan, karena teknik yang digunakan rumit.” – ‘Surat Cinta’ Chef

Saat berada di Colonial Cuisine & Molecular,  pengungung akan menemui ‘surat cinta’ dalam daftar menu. “Kami memberitahu kepada pengunjung bahwa proses makanan di sini membutuhkan waktu lama, karena teknik memasak yang digunakan rumit. Kalau tidak sabar menunggu mungkin lebih baik mencari tempat lain. Namun dengan kesabaran menunggu, kami jamin customer mendapat hidangan yang lezat dan spesial,” jelas Zulkarnaini.  

Haute Cuisine @ La Première Air France

0

Kabin La Première Air France yang baru menawarkan penumpang sajian kuliner setara restoran berbintang Michelin di udara, dengan menu yang dibuat khusus oleh seorang Chef Perancis berpredikat 3 bintang Michelin dan juga Chef wanita terbaik dunia tahun 2011, Anne-Sophie Pic, serta dilengkapi dengan peralatan makan yang dirancang oleh desainer ternama Jean-Marie Massaud, berikut wine dan sampanye pilihan dari sommelier internasional.

Momen Menggugah Lidah di Udara

Selama Desember 2014 hingga Januari 2015, Air France menawarkan sajian kuliner baru yang dibuat oleh Chef ternama Perancis dengan predikat 3 bintang Michelin, Anne-Sophie Pic. Salah satu menu spesial yang dihadirkan adalah gulungan udang Skotlandia panggang yang dibungkus dengan lobak dan sentuhan krim ravioli lemon, disajikan dengan unggas free-range merupakan menu starter yang bisa ditemukan pada penerbangan ini.  

Selama periode Januari 2015, hidangan pembuka dan juga kelima hidangan baru dapat dinikmati secara eksklusif oleh penumpang kabin La Première Air France, pada keberangkatan dari Paris-Charles de Gaulle.  

Peralatan Makan dengan Pelayanan Fine Dining

Untuk menyempurnakan setiap hidangan di kabin La Première yang baru, Air France menunjuk Jean-Marie Massaud, seorang desainer kenamaan Perancis, untuk merancang peralatan makan yang baru.   Peralatan makan ini terdiri dari gelas Arc International Champagne, piring porselen halus Bernardaud dan sendok garpu Christofle. Melalui ini, Jean-Marie Massaud telah menciptakan karya seni baru yang menggambarkan sebuah kemewahan, keanggunan, seni dan modernitas dari kabin La Première Air France.  

 Air France dan Penciptaan Seni Fine Dining ala Perancis di Udara

Dengan menggunakan penata rasa ternama untuk menyusun menu di kabin La Première, Air France ingin mempromosikan ‘Sentuhan Perancis’ pada penerbangannya di seluruh dunia dan mengkonfirmasikan perannya sebagai duta santapan lezat dan gaya hidup Perancis di udara.  

Air France juga menyajikan hidangan mewah lainnya seperti Sturia kaviar dan berbagai pilihan sampanye bergengsi, yang khusus terdapat pada kabin La Première. Selain itu, Air France juga memanjakan penumpangnya dengan hidangan penutup yang dirancang oleh Lenôtre, dan sajian wine yang dipilih oleh sommelier terbaik dunia, Paolo Basso, yang bekerja sama dengan Bettane & Desseauve, penulis buku Best Seller, French Wine Guide.  

Sejak Desember 2009, Air France telah bekerja-sama dengan berbagai chef ternama Perancis untuk membuat hidangan khusus bagi penumpang La Première dengan keberangkatan dari Paris pada penerbangan jarak jauhnya. Joël Robuchon, Guy Martin, Michel Roth dan Régis Marcon merupakan jajaran nama chef kenamaan yang telah berperan sebagai duta hidangan Perancis pada penerbangan Air France. Sejak 1 Desember 2014, Air France telah mempercayakan tugas ini kepada Anne-Sophie Pic, Chef wanita yang berhasil mendapatkan predikat 3 bintang Michelin.  

Resolusi

0

Setiap awal tahun baru banyak orang mengikrarkan resolusi, yaitu rencana yang akan mereka lakukan dalam setahun ke depan. Misalnya, mengurangi stres, melakukan diet, berolah raga secara rutin, menikah, umrah, dan sebagainya.  

Semua orang memang berhak untuk menjalani hidup secara lebih baik, membuat “GBHN pribadi” sebagai patokannya selama setahun ke depan, kalau perlu dengan target waktu yang ketat. Mark Zuckerberg, misalnya, mempunyai resolusi yang cukup unik di tahun 2015 ini. Bos Facebook ini menantang dirinya untuk membaca buku baru setiap dua minggu sekali.   

Agar lebih seru, miliuner muda menantang para pengikutnya untuk ambil bagian dalam resolusi ini. Ia mengumumkan niatannya secara terbuka dan mengajak sekitar 30 juta follower-nya. Dia bahkan membuat Facebook Page yang dinamai A Year of Books – tempat ia dan pengikutnya sharing tentang buku. Lalu, apa resolusi Anda?  

Bangsa Romawi kuno setiap tahun berjanji kepada Janus – dewa di mana Januari berasal, akan menjalani kehidupan lebih baik kepada Janus. Bangsa Babylonia juga berikrar kepada dewa mereka di pergantian tahun. Resolusi telah melintasi budaya dan agama yang berbeda. Bangsa modern tentu mempunyai resolusi yang berbeda, sesuai dengan zamannya.  

Apa pun resolusi Anda, perlu tekat kuat serta disiplin yang ketat untuk menjalankannya. Sebab, menurut penelitian Richard Wiseman dari Universitas Hertfordshire, hanya satu dari sepuluh orang yang berhasil mencapai resolusi tahun barunya, bahkan sebagian melanggar niat baik tersebut sangat awal di tanggal 23 Januari. (Editor’s Note MALE 115)   

Berikut beberapa tip, yang dikutip dari CNN Indonesia, agar resolusi Anda berhasil:

Tenggat waktu

Buatlah tenggat waktu yang jelas untuk tujuan Anda. Pelatih kepribadian Matt Roberts mengatakan, beberapa tujuan harus ditetapkan pada dua minggu, enam minggu, dua belas minggu, dan satu tahun. Setiap pembagian waktu tersebut harus memiliki target spesifik yang ingin dicapai agar tidak menyimpang dari target itu.   

Bermanfaat bagi sekitar

Tulis ulang resolusi atau tujuan menjadi visi yang bermanfaat bagi orang-orang yang disayangi. Jadi, tidak melulu tentang Anda. Misalnya, jika resolusi Anda adalah ingin sehat, ubah menjadi ingin sehat agar saya tetap bisa bersama anak-anak saya.   

Ingatkan diri

Buatlah pengingat visual yang bisa dibawa kemana-mana. Baik itu berupa foto pesepakbola idola atau pesan inspirasional dalam dompet. Menurut Georges Petijean, pelatih motivasi kaum muda, satu-satunya hal yang bisa membuat Anda melanggar resolusi adalah diri sendiri.   

Positif

Masalah nyata dalam kegagalan menetapkan tujuan adalah kecenderungan kita menyatakannya secara negatif. Misalnya, saya akan berhenti merokok atau saya akan berhenti minum. Agar kesempatan sukses lebih besar, kita perlu berpikir manfaat dan fokus pada tujuan. Kalau saya berhenti merokok, saya akan lebih sehat, bugar, dan lebih kaya. Motivator Carol Fox mengatakan, otak manusia perlu diberikan sesuatu yang positif untuk berfokus, daripada sekadar memberitahu akan kehilangan sesuatu.   

Jangan berlebihan

Dua kata saja, langkah kecil. Jika ingin menciptakan kebiasaan, coba untuk memecah tujuan menjadi potongan sekecil mungkin. Lalu, pilih yang termudah untuk memulainya.   

Pikirkan bahwa Anda akan merasa baik

Lupakan dulu tentang kehilangan berat badan. Bagaimana penampilan Anda bukan yang utama, yang terpenting adalah perasaan Anda. Mengonsumsi makanan sehat dan seimbang akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, fungsi organ, dan kesejahteraan menyeluruh. Bonusnya adalah, rambut mengilap, mata cerah, kulit yang indah, energi yang meningkat, serta pinggang yang lebih kecil.   

Buatlah menyenangkan

Kebosanan akan mengurangi motivasi awal yang menggebu-gebu. Coba hal baru, barangkali seperti kelas baru, mengikuti sebuah acara atau menyewa pelatih pribadi agar lebih fokus dan termotivasi.  

Menghadiahi diri sendiri

Memberi hadiah untuk diri sendiri baik ketika ingin mencapai tujuan atau saat mencapai tujuan adalah penting. Cara tersebut membuat kita berpegang pada resolusi tanpa harus menunggu resolusi tersebut tercapai. Pelatih karier Penny Davenport mengatakan, Anda lah yang memegang kunci keberhasilan diri sendiri.   

Terukur

Buat resolusi yang sangat spesifik. Misalnya, saya ingin bisa berlari 30 menit tanpa istirahat pada minggu keenam. Banyak orang beresolusi ‘saya ingin sehat’. “Apa makna kalimat itu? Ubahlah dengan, ‘saya ingin bersepeda ke kantor sebanyak empat kali dalam seminggu’. Tujuan itu lebih nyata,” kata Julia Willmott, pelatih fitnes dan guru pilates.

Village Hotel Katong Singapore, The Strong Peranakan Heritage

0
Village Hotel Katong merupakan flagship untuk kaum peranakan di Singapura, warisan kebudayaan di distrik Katong, Joo Kiat, dan sekitarnya. Singapura mempunyai penduduk beretnis mayoritas China, disusul Melayu dan India, sementara peranakan adalah percampuran antara China dan Melayu.
Itu sebabnya, desain hotel ini disesuaikan dengan kultur peranakan tersebut, baik bangunan, tapi terutama interiornya – yang dimulai dari reception hingga ke unit-unit kamarnya.
Village Hotel Katong merupakan salah satu dari beberapa hotel yang terletak di wilayah timur Singapura, yang berjarak sekitar 10 menit berkendara ke Singapore Expo dan 15 menit ke Bandara Changi International, central business districtdan pusat perbelanjaan Orchard Road. Cukup strategis.  Juga, hanya 5 menit berjalan kaki ke Parkway Parade Shopping Mall dan 10 menit ke East Coast Park, dua destinasi favorit di Negeri Singa itu.
Deluxe Katong King
Premiere Peranakan
Tersedia 229 kamar bebas asap rokok, yang tentunya memberikan kenyamanan kepada para pebisnis maupun pelancong. Tentu saja ada berbagai fasilitas gratis sebagai penunjang, Wi-Fi, TV kabel, dan mini bar.
Untuk berolah raga tersedia kolam renang dan gimnasium. Terletak di sebuah sudut yang nyaman terbuka di tingkat empat, kolam renang menyediakan tempat yang ideal untuk bersantai setelah menjelajahi sekitarnya di dekatnya. Di level yang sama, penggemar kebugaran akan terkesan dengan berbagai peralatan yang tersedia di fitness centre.
Sementara untuk restoran, ada Katong Kitchen di level 4 yang makanannya bersertifikat halal. Katong Kitchen yang mempunyai 101 tempat duduk adalah restoran internasional yang menyajikan makanan yang sangat bervariasi, mulai dari makanan peranakan Nonya, Makau, Barat, Asia, dan juga menu lokal China. Restoran ini juga terhubung dengan pusat ritel Katong V.
Peranakan Lounge
Untuk yang ingin lebih eksklusif sebaiknya ke Peranakan Lounge, yang terletak di lantai 6.  Di sini tersedia makanan makanan dan minuman sepanjang hari dan malam untuk tamu Suite dan Club Room.
Sebagai hotel bisnis, Village Hotel Katong memiliki  lima meeting room,  tertutup maupun yang mempunyai area alfresco, yang bisa dipakai untuk pertemuan eksklusif maupun rapat menampung hingga 150 tamu. (Burhan Abe)
Village Hotel Katong
25 Marine Parade, Singapore 449536
Tel: +65 6344 2200, Fax: +65 6447 4131