Staycation @ Best Western Hotel, Malang dan Surabaya (2)

Di akhir kunjungan di museum ini,  di lantai dua, para pengunjung bisa melihat langsung bagaimana rokok diproduksi oleh tangan-tangan pekerja yang cekatan. Sekitar 400 orang yang mayoritas perempuan berjejer rapi di depan mesin produksi (manual) untuk membuat rokok. Masing-masing dari mereka kabarnya bisa menghasilkan 300 batang rokok per jam!  

Sejarah Rokok Kretek

House of Sampoerna adalah destinasi terakhir, tapi kami yang dari Jakarta (saya dan Rian Farisa) harus menuju satu tempat lagi: Bebek Sinjay. Meski tidak menyebrang ke Pulau Madura, tapi cukup mengunjungi cabangnya di Surabaya, cukup menjawab rasa penasaran akan kelezatan produk kuliner Jawa Timur yang populer ini.

Sinjay yang legendaris
Bebek Sinjay

Bebek goreng Sinjay (bukan kata India, tapi singkatan dari ‘Sinar Jaya’) ini memang enak, terutama dagingnya yang empuk, bumbunya meresap dengan baik hingga ke tulang, sehingga rasa gurihnya menyebar hingga ke dalam. Cukup puas!

(Burhan Abe/Main Photo by Dedo reppy on Unsplash)

Related Stories

spot_img

Discover

Alunê

Membuka Babak Baru Beach Club Ikonis di W Bali – Seminyak Mengambil alih lokasi legendaris...

Elephant Grounds

Membawa Ritme Kafe Hong Kong ke Jakarta Specialty coffee, sajian sepanjang hari, dan ruang ramah...

HONO

Ruang Mendengarkan yang Menghidupkan Ritme Berawa Di TUI BLUE Berawa, piringan hitam, sajian sepanjang hari,...

Musim Gugur, Cara Aman

Dari upacara minum teh di Kyoto hingga berenang bersama hiu paus di Sumbawa, Aman...

Seni Vietnam Menemukan Panggungnya

Ketika Sapa Berbalut Emas Musim panen mengubah terasering Sapa menjadi lanskap keemasan. Di Hotel de...

Ayana Bali Buka Babak Baru Perhelatan Berskala Besar

Grand Ballroom tanpa pilar, panorama laut Jimbaran, serta hampir seribu kamar dalam satu kawasan...

Popular Categories

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here